Sabtu, 20 Agustus 2022
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanPeternak Jangan Takut Sapinya di Vaksin

    Peternak Jangan Takut Sapinya di Vaksin

    PASURUAN (WartaTransparansi.com) –  Menjelang pelaksanaan Idul Kurban, Plt Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghimbau para peternak untuk kooperatif melaksanakan vaksinasi hewan dan melaporkan ternak yang terinfeksi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

    Ketika melakukan peninjauan di lokasi Kelompok Ternak Anjasmoro di Kab. Pasuruan, Emil Elestianto Dardak berkali kali meminta agar peternak melakukan vaksinasi. Disini ada 13 sapi dalam proses penyembuhan dari PMK. Sementara 2 sapi lainnya tidak bisa diselamatkan.

    Emil mengatakan, pihaknya mengerti betul ketakutan yang dimiliki oleh para peternak. Mengingat masyarakat biasanya akan mencap buruk perternakan bila ada hewan yang terkena PMK. Dengan begitu, nilai jual hewan akan merosot turun.

    Baca juga :  Bupati Irsyad Yusuf Irup Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 77

    Ini sebenarnya sama betul seperti saat kita menghadapi virus Corona. Tapi kami membutuhkan sinergitas peternak agar lebih kooperatif. Supaya mereka sedini mungkin menginformasikan kalau ada ternak terdampak.

    Jangan berpikir nanti malah rugi kalau lapor, takut sapinya dicap sebagai sapi sakit dan harganya makin murah. Nggak nolong juga ujarnya. Dan untuk vaksinasi, jangan menunda-nunda. Karena akhirnya kalau beneran sakit, malah makin merambah ke mana-mana dan makin gak sembuh.

    Tidak ada untungnya menyembunyikan situasi atau kondisi atau gejala dari sapi karena kalau dilaporkan, paramedis hewan pasti berusaha menyembuhkan dan membantu," terang Emil.

    Format penanganan dan terkait hewan yang meninggal ini sedang digodok oleh pusat. Untuk saat ini, kami melalui Dinas Peternakan akan berkoordinasi dan melibatkan jejaring dunia usaha yang memperoleh susunya dari sini. Kalau semua pihak mau peduli, Insya Allah pemulihan ini akan baik.

    Baca juga :  Bupati Irsyad Yusuf Irup Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 77

    Lebih jauh, Emil melaporkan bahwa hingga saat ini, vaksinasi hewan di Jawa Timur telah mencapai 67% dari total 364.000 dosis vaksinasi yang diberikan. Capaian ini termasuk cepat, sebab 2 hari lalu tingkatvaksinasi masih berada pada angka 51%."Ini artinya kerja dari temen-temen vaksinator ini sangat cepat, sangat gigih. Kita yakin secara gradual akan bisa tercapai target vaksinasi ini," ucapnya.

    Kepada para peternak, Emil juga berpesan agar jangan mudah melepas ternak sakit dengan harga yang sangat murah. Karena selain dapat diupayakan kesembuhannya, harga-harga yang ditawarkan juga tidak masuk akal.  (jon/hen)

    Reporter : Soejono Muhammad

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan