Jumat, 12 Agustus 2022
25.7 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaWali Kota Eri Minta Jemaah Haji Surabaya Doakan Kota Pahlawan Selamat

    Wali Kota Eri Minta Jemaah Haji Surabaya Doakan Kota Pahlawan Selamat

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta kepada jemaah calon haji (JCH) asal Surabaya untuk tidak lupa mendoakan kota Pahlawan agar diberikan keselamatan.

    “Di Tanah Suci itu tidak ada tempat yang tidak mustajabah, setiap orang berdoa di sana tidak ada yang tidak terkabul. Sebagai pelayan umat saya menitip doa, semoga seluruh warga Kota Surabaya diberikan kebahagiaan, keselamatan, dijauhkan dari bencana dan segala penyakit,” kata Eri, Jumat (1/7/2022).

    Begitu sebaliknya, Eri juga mendoakan para jemaah itu berangkat dan pulang selamat serta menjadi haji yang mabrur dan diterima ibadahnya. “Haji tahun ini adalah ibadah akbar, insyaallah pahalanya 70 kali lipat dan mustajabah doanya,” harap wali kota yang akrab disapa Cak Eri itu.

    Baca juga :  Dandan Omah MBR di Surabaya Sudah Capai 300 Unit

    Sebelumnya, Eri telah melepas keberangkatan 450 JCH 2022 asal Surabaya di Gedung Convention Hall, Kamis (30/6/2022). Pelepasan JCH kloter ke 36 itu juga dihadiri oleh unsur DPRD Surabaya, Ketua MUI Surabaya, Kemenag Surabaya, Kepala PD dan Camat serta Lurah.

    Terpisah, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya, Pardi mengatakan, pemberangkatan JCH asal Kota Surabaya kali ini merupakan wujud dari kolaborasi antara pemkot dengan Kemenag Surabaya. Senanda dengan Eri Cahyadi, Pardi berharap JCH yang berangkat di tahun ini tidak diberikan dan prestasi di dunia dan akhirat.

    Sebelum memberangkatkan JCH kloter 36, ia bersama Eri sempat memberikan Kartu Kesehatan Haji Indonesia secara simbolis kepada JCH tertua Mugianto Abdul Syukur bin Kasan, 65, dan termuda Alfani Matul Jannah, 20, secara simbolis.

    Baca juga :  Pemkot Surabaya Bagikan Bendera Merah Putih secara Gratis

    “Kami berpesan kepada para JCH bisa disiplin dalam beribadah di Madinah atau Mekkah, karena harus sangat berhati-hati, selain dari negara-negara juga tempat-tempat yang mustajabah ketika berbicara lisan maupun pikiran pribadi,” kata Pardi.

    Pardi menjamin kesehatan para JCH asal Surabaya, kepemimpinan setiap kloter ada dokter dan yang siap membantu ketika ada salah satu orang jemaah sakit. Bukan hanya ada di dalam kloter, ia menyakinkan di Mekkah dan Madina juga ada tim medis yang siap melayani jemaah ketika dibutuhkan.

    “Kesehatan kita juga dampingi dengan dokter dan perawat, insyaallah pemerintah kita sudah siap dan tim yang ada di sana (Mekkah dan Madina) juga siap,” tukasnya. **

    Reporter : wetly

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan