Jumat, 12 Agustus 2022
25.7 C
Surabaya
More
    Jawa TimurLumajangPenanganan Bencana Semeru Terbaik di Dunia

    Penanganan Bencana Semeru Terbaik di Dunia

    LUMAJANG (WartaTransparansi.com) – PMI Pusat bekerjasama dengan Palang Merah Internasional IFRC (International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies) memberikan bantuan non-tunai kepada masyarakat terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru Lumajang. Kegiatan yang berlangsung Selasa (14/6/2022) tersebut dalam rangka ikut memperingati hari donor se-dunia.

    Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Kabupaten Lumajang dihadiri Sekjen PMI Pusat Sudirman Said, Ketua bidang Penanggulangan Bencana Sumarsono dan beberapa pengurus lainnya.  Selain itu hadir ketua PMI Jatim H Imam Utomo S, Sekretaris Dewan Kehormatan Rasiyo, Sekretaris Edy Purwinanto, Edy Indrajana, Nurwiyanto, Dwi Suyanto, Soejarno (bendahara). Dan beberapa pengurus PMI Jatim lainnya. Juga hadir pengurus PMI Kota Surabaya.

    Ada 1.650 jiwa yang menerima bantuan non-tunai. Tiap orang menerima Rp 1,5 juta sehingga nilainya menjadi 2,4 miliar lebih. Bantun  diterimakan melalui PT Pos indonesia. Saat itu diserahkan secara simbolis kepasa 10 penerima. Mereka adalah korban APG Semeru di Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo Lumajang yang terjadi pada Desember 2021 lalu

    Sekjen PMI Sudirman Said mengatakan tujuh prinsip gerakan kepalang merahan harus tetap dipegang teguh yang meliputi kesatuan, kesemestaan, kesukarelaan kemandirian, kemanusiaan kesamaan. “Di PMI tidak boleh ada embel-embel apapun,” tandas Soedirman Said.

    Sebagaimana diceritakan Sekda Lumajang Agus Triono. “Saya salut dengan Ketua PMI Lumajang Pak Budi Santoso yang memilih jalur PMI sebagai tempat pengabdian dengan melepas baju Ketua KONI Lumajang.  Seharusnya memang seperti itu, karena PMI memutuhkan oran g orang yang tegas,” ujarnya.

    PMI harus terus menjaga prinsip-prinsip sebagai lembaga yang terpercaya. Lembaga yang sampai saat dipercaya oleh masyarakat.

    Sudirman Said juga menjelaskan bahwa penanganan korban APG Semeru sangat bagus dan luar biasa. Karenanya ini oleh IFRC menjadi percontohan dan dibawa dan di kenalkan ke tingkat dunia,” tambah Sudirman.

    IFRC sebagai oganisasi Palang  Merah Global dalam tugasnya tidak akan meninggalkan siapapun. Tentu juga membantu mereka yang paling terpapar resiko seperti APG Semeru ini.

    Di mana korban erupsi Semeru yang terjadi pada Desember 2021 tersebut, setelah 6 bulan penanganan hingga saat ini hampir tuntas. Hal itu berkat perhatian pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten dan semua komponen. “Kita memberikan bantuan rumah sementara kepada korban yang terdampak dan saat juga hampir tuntas. Sejak awal persoalan  kami di Kabupaten Lumajang terus kami komunikasikan kepada warga kami,” ungkap Sekda Lumajang Agus Triono.

    Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan ucapan selamat kepada PMI atas peringatan Hari donor darah sedunia yang jatuh pada 14 Juni. Menurutnya, berbicara donor darah ada beberapa hal yang membanggakan dari UDD PMI Kabupaten Lumajang kecil ini, namun memiliki banyak prestasi. (sr/min)

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan