Jumat, 12 Agustus 2022
25.7 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoTim Disperta Beri Pengobatan Dor to Dor : 297 Ekor Sapi Terjangkit...

    Tim Disperta Beri Pengobatan Dor to Dor : 297 Ekor Sapi Terjangkit PMK Sembuh

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Sedikitnya 297 ekor sapi milik warga yang terjangkit PMK (Penyakit Mulut dan Kaki) di wilayah Kab. Mojokerto sembuh total setelah mendapatkan pengobatan. Ini merupakan hasil keras Tim Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto bersama keseriusan pemilik ternak yang menginginkan hewan ternaknya seht kembali, Selasa (17/5/2022).

    Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Hj. Nurul Istiqomah menjelaskan hasil pendataan tim Bidang Kesehatan Hewan yang dipimpin Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Drh Agus Harjito hingga Selasa (17/5/2022) ini, membawa kabar menyenangkan, karena sudah tercatat 297 ekor sapi yang terjangkit PMK sudah sembuh total.

    “Saat ini sapi yang sembuh total tinggal pemulihan penggemukan badan, karena napsu makannya sudah normal seperti semula. Sedangkan sapi yang masih sakit masih sakit, masih dalam perawatan,” jelas Nurul Istiqomah.

    Masih kataNYA , dengan panduan dari Tim Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, sapi peternak yang sudah diobati, pemilik ternak tinggal melakukan perawatan sampai ternaknya bisa kembali normal makan rumput pada jangka waktu tertentu, dan disarankan segera menghubungi dokter hewan di wilayah kecamatannya masing-masing, jika hewan ternaknya masih kesulitan makan.

    Dengan adanya saling koordinasi antara petani pemilik ternak yang terjangkit PMK dengan petugas Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, lanjut Kadisperta Kab. Mojokerto, besar kemungkinan sapi yang terjangkit bisa sembuh secara keseluruhan. Karena Tim Kesehatan Hewan bisa dengan cepat menangani setiap ada laporan dari pemilik ternak.

    Ditambahan, selain data sapi yang sembuh, juga terdapat jumlah sapi yang mati akibat PMK atau foot and mouth diseas. “Sampai hari Selasa (17/5/2022) ini, sudah tercatat 21 ekor sapi yang mati. Sedangkan sapi yang dijual ada 7 ekor dan sapi yang disembih dengan paksa ada 5 ekor,”jelasnya.
    Masih penjelasan Nurul Istiqomah, diwilayah Kab. Mojokerto sampi hari ini, sapi ternak yang sakit, total seluruhnya ada 1.221 ekor dan sudah termasuk 5 ekor ternak kambing. Sedangkan sapi yang sudah sembuh mencapai 297 Ekor.

    “Tim Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, terus kami sebar setiap hari, untuk melakukan penanganan terhadap hewan yang sakit. Selain itu, tim juga kami minta untuk melakukan penanggulangan terhadap hewan-hewan yang masih sehat, agar terhindar dari penyakit PMK ini,” pungkas Hj. Nurul Istiqomah. (gia)

    Reporter : Gatot Sugianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan