Sabtu, 28 Mei 2022
25 C
Surabaya
More
    OlahragaJuara Umum PON Papua, RB Zainal Arifin: Pegulat Jatim Tak Satupun Masuk...

    Juara Umum PON Papua, RB Zainal Arifin: Pegulat Jatim Tak Satupun Masuk Tim SEA Games. Ada Apa?

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Pegulat pegulat Jawa Timur yang berhasil juara umum Gulat PON Papua kini meradang. Pasalnya, dengan meraih 7 emas, 7 perak dan 2 perunggu di PON Papua, tak serta merta masuk dalam pasukan pembela merah putih, SEA Games di Hanoi Vietnam.

    “Ini ironis, PON adalah prestasi tertinggi atlet nasional. Harusnya menjadi kreteria utama dalam pembentkan tim SEA Games. Tapi nyatanya Jawa Timur harus gigit jari karena PB PGSI  mengesampingkan prestasi Jawa Timur sebagai juara umum PON Papua,” ungkap RB Zainal Arifin, Penasehat Pengprov PGSI Jawa Timur kepada media ini, Sabtu (30/4/2022)

    Zainal Arifin yang sebelumnya juga Ketua Pengprov PGSI sebelum digantikan M. Rahman, mempertanyakan kreteria apa yang digunakan dalam pembentukan tim SEA Games. Secara kasat mata  Jatim juara umum PON, atletnya cukup bisa diandalkan karena tergolong muda muda.

    Baca juga :  Liga l 2022-2023, Mantan Bek MU Boyongan Ke Persik Kediri

    Jangan jangan ini ada unsur like and dislike atau sengaja ingin membunuh Jawa Timur. Bayangkan dari 17 atlet plus 4 pelatih, bertanding bersih, mengandalkan teknik, hasilnya cemerlang. Dari prestasi itu menunjukkan bahwa Pengprov PGSI Jawa Timur berhasil dalam melakukan pembinaan.

    Secara resmi, kata Zainal Arifin,  KONI Jawa Timur sudah menanyakan dan bersurat Kemenpora, KOI dan induk organisasi PB PGSI. Hasilnya, hingga kini masih nihil.

    Kalau tujuan dari kompetisi PON tidak dijadikan salah satu acuan untuk pemanggilan di Tim Nasional Sea Games, lalu kretria apalagi yang menjadi acuan.

    Lalu apa gunanya perhelatan yang menguras tidak hanya dana tapi semangat dan dedikasi atlet menyiapkan prestasi mereka ditengah Pandemi Covid yang sangat parah parahnya waktu itu. Mereka harus hidup berlatih terpisah dari keluarga dan dunia luar karena sistem Buble yang melindungi mereka dari covid19. “Tolong beri kami kejelasan mengapa Jawa Timur tidak masuk tim Gulat SEA Games Vietnam,” tegas Anang, panggilan akrapnya.

    Baca juga :  Kompetisi Musim 2022/2023 Boleh Dihadiri Penonton

    Semenara itu Ketua Umum KONI Jawa Timur M. Nabil menyatakan, KONI Jawa Timur mempertanyakan proses persiapan SEA Games 2022 Vietnam, yang dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Sebab, gulat yang jadi juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua, justru tak dipanggil ikut pelatnas.

    “Kami ngeluh sedikit karena gulat di PON juara umum tapi tidak satupun masuk skuad SEA Games. Padahal kami juara umum dengan tujuh emas, tujuh perak dan dua perunggu,” ungkap Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim, M Nabil.

    Nabil menilai, bahwa Tim Review Kemenpora tidak melihat dengan jeli terkait prestasi masing-masing atlet di Indonesia. “Berarti mereka tidak melihat lapangannya kecuali kalau ada event lain atau ada seleksi lain yang kami tidak tahu.

    Baca juga :  Eri Buka Kejuaraan Bola Basket Antar Pelajar Surabaya

    Ini bukan soal fanatisme daerah tapi dasar apa yang digunakan kalau juara umum tidak dapat posisi untuk ikut. Karena itu, KONI Jatim berharap Pak Menpora bisa merivisi pembentukan tim Gulat SEA Games Vietnam secara berkeadilan. (min)

    Reporter : Amin Istighfarin
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan