Sabtu, 22 Juni 2024
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanMenakar Cabup Pasuruan Part 4, Kyai Sobri "Tunggu Isyaroh Dari Langit"

    Menakar Cabup Pasuruan Part 4, Kyai Sobri “Tunggu Isyaroh Dari Langit”

    PASURUAN (WartaTransparansi.com) – Genderang perebutan kursi N1(sebutan bupati Pasuruan) pasca Irsyad Yusuf,tampaknya mulai di tabuh oleh sejumlah partai besar di Kabupaten Pasuruan.

    Kurun waktu sekitar dua tahun kedepan dari saat ini,adalah waktu yang cukup efisien untuk menakar sosok bakal calon yang akan ditawarkan pada khalayak umum. Bahkan penjajakan atau lobi-lobi politik untuk mempererat koalisi pengusung bakal calon.

    Tak hanya sebatas pada lobi politik antar partai parlemen belaka, sowan pada sejumlah tokoh masyarakat dan agama yang nota benenya memiliki simpul massa militan tak luput dari ‘radar” para kandidat calon Bupati Pasuruan 2024-2029.

    Seperti yang terpantau oleh WartaTransparansi.com, beberapa waktu lalu salah satu kandidat N1 sebut saja dokter Mufti terkonfirmasi “sowan” ke kediaman Ketua PC NU Bangil KH.Sobri Sutroyono.

    Tidak diketahui pembicaraan dari kedua tokoh agama dan tokoh politik di Pasuruan tersebut. Namun menilik dari sejumlah informasi serta prediksi yang berkembang saat ini. PDIP Perjuangan pemilik 8kursi di parlemen Kabupaten Pasuruan bersama partai koalisinya, setidaknya akan memberikan perlawanan sengit pada PKB penguasa kursi DPRD Kab.Pasuruan dengan 15kursi,untuk menduduki kursi N1 mendatang.

    Pertemuan kedua tokoh agamis dan nasionalis tersebut,sepertinya akan mengkukuhkan prediksi pasangan calon dokter Mufti-KH Sobri Sutroyono,maju pada perhelatan pesta demokrasi 5tahunan mendatang. Pasangan Mufti-Sobri itu sendiri dikalangan NU Bangil dan kebanyakan masyarakat di wilayah barat mulai digaungkan dengan sebutan “Muri”.

    Sementara itu WartaTransparansi.com saat mencoba mengkonfirmasi Ketua PC NU Bangil KH.Sobri Sutroyono, sang kyai kharismatik asal Kecamatan Gempol itu tak banyak memberikan staetmen.

    “Pertemuan tersebut adalah pertemuan biasa antara santri dengan kyainya. Apalagi saat ini bulan ramadhan waktu yang afdol serta penuh berkah untuk mempererat tali silaturohmu.Sementara itu dokter Mufti juga putra menantu kyai Idris. Antara keluarga kami dan keluarga kyai Idris, sudah puluhan tahun bersahabat dan bersama berjuang dalam syiar Islam, menegakan amar makruf nahi munkar,”beber Kyai Sobri.

    Saat WartaTransparansi.com menanyakan akronim “Muri”,oleh sang kyai dijawab sembari senyuman penuh makna.

    ” Pertemuan itu jangan dimaknai atau diseret pada koridor politik suksesi 2024 mendatang. Saat ini saya masih konsentrasi membina warga NU di enam kecamatan. Biarlah semua berjalan dengan ketentuan dari Allah SWT. Sebagai insan muslim, adanya tawaran masuk dalam birokrasi,perlu meminta petunjuk dari Allah SWT atau lebih kerennya menunggu isyaroh dari langit,”jelas Ketua PC NU Bangil.

    Seperti yang telah ditulis sebelumnya, keberadaan KH.Sobri Sutroyono atau biasa disebut Kyai Sobri. Masuk dalam kandidat perburuan sejumlah partai politik untuk disandingkan dengan “jagonya” pada perhelatan pilkada Kab.Pasuruan 2024-2029.

    Keberadaan Kyai Sobri yang menjadi Ketua PC NU Bangil dengan ribuan bahkan ratusan ribu massa militan NU tradisional dan moderat di enam kecamatan, tampaknya menjadi ikon kuat untuk memenangkan Pilkada mendatang. Pasangan Nasionalis-Agamis masih menduduki peringkat pertama pada sejumlah survey setelah kepemimpinan Irsyad Yusuf  (hen)

    Reporter : Henry Sulfianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan