Selasa, 9 Agustus 2022
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanMenakar Cabup Pasuruan Part 3, Bisa Rebut Suara NU untuk Menangkan Pilkada...

    Menakar Cabup Pasuruan Part 3, Bisa Rebut Suara NU untuk Menangkan Pilkada Pasuruan 2024-2029

    PASURUAN (WartaTransparansi.com) – Kultur Pasuruan yang merupakan daerah atau wilayah “hijau” sebutan daerah berkultur kuat Nadhliyin. Sangat mempengaruhi sosial,budaya dan politik.

    Sebagaimana wilayah “hijau” kebanyakan, hampir 90% kepala daerahnya merupakan tokoh yang erat hubungannya dengan NU, walaupun dari kader partai “nasionalis”.

    Tak terkecuali di Kabupaten Pasuruan, sejak gelaran pilkada pasca reformasi.Pemenang pilkada Kab.Pasuruan selalu berasal dari kader NU atau berafiliasi dengan tokoh NU.

    Seperti halnya dengan prediksi calon bupati Pasuruan 2024-2029 mendatang, kader atau tokoh NU masih mendominasi.

    Ambil contoh KH.Mujib Imron, KH.Sobri Sutroyono, dokter Mufti ketiganya adalah kader militan NU. Sementara Rusdi Sutejo yang notabenenya berasal dari “partai nasionalis” Gerindra, tidak bisa dipandang sebelah mata. Ini lantaran HM.Sutrisno dan Hj.Mas’amah yang tak lain orangtuanya merupakan tokoh masyarakat Kab.Pasuruan yang tak bisa lepas dari kyai sepuh dan tokoh-tokoh NU pusat maupun daerah.

    Baca juga :  Tilap Uang Covid-19, Kades Dan Bendahara Desa Kemirisewu Divonis 3Tahun Penjara

    Tiga kali menjadi “Big Brother” pada perhelatan pilkada, selalu dimenangkannya. Apalagi posisi HM Sutrisno sebagai Ketua DPC Gerindra Kab.Pasuruan, telah berhasil mendongkrak perolehan kursi parlemen dari 4 kursi menjadi 7 kursi, sehingga menempatkan satu wakilnya pada posisi wakil ketua DPRD Kab.Pasuruan.

    Pertarungan Pilkada Kab.Pasuruan mendatang, diprediksi bakal seru dan paslon bertarung habis-habisan. Hal ini dikarenakan tidak akan ada kandidat paslon lain yang layak berkompetisi memperebutkan kursi Bupati Pasuruan pasca Irsyad Yusuf, seandainya empat nama kandidat yakni KH. Mujib Imron, dokter Mufti,KH.Sobri Sutroyono dan Rusdi Sutejo maju sebagai pasangan calon pada pilkada 2024 mendatang.

    Sebut saja para elit parpol diantaranya Sudiono Fauzan(PKB), Andri Wahyudi(PDIP),Muzamil Syafi’i(Nasdem), Joko Cahyono(Nasdem), Lulis Irsyad Yusuf(PKB), Edy Paripurna(PDIP),Udik Djanuantoro, Saifulloh Damanhuri(PPP) atau bahkan sekelas Hj.Anisah Syakur(PKB).

    Baca juga :  Arumi Bachsin, Pabrik Berkontribusi Cegah Stunting

    Mereka akan bermain “save” dan berpikir seribu kali, jika harus berhadapan dengan keempat figur itu. Tentunya ditambah lagi dengan ketentuan dan keputusan dari elit partai masing-masing.

    Elit PKB, PDIP dan Gerindra baik daerah maupun pusat, sepertinya tidak akan gamang lagi memberikan rekomendasinya pada keempat kandidat tersebut.

    Sebut saja KH.Mujib Imron, PKB dan Golkar akan dengan mudah memberikan rekomnya untuk mengusungnya berlaga. Pun demikian PDIP sudah tentu akan mengukuhkan dokter Mufti. Hal senada dengan Prabowo Subianto dengan Gerindra 100% memberi restu Rusdi Sutejo maju.

    Sementara untuk keberadaan KH.Sobri Sutroyono, yang nota benenya sebagai Ketua Dewan Tanfidziyah PC NU Bangil. Dengan bermodalkan basis suara NU dienam kecamatan yakni Bangil, Rembang, Beji, Gempol, Pandaan dan Prigen serta sebagai kyai kenamaan di Pasuruan tak akan kesulitan bergandengan dengan ketiganya, walau berposisi sebagai N2 (waki bupati).

    Baca juga :  Arumi Bachsin, Pabrik Berkontribusi Cegah Stunting

    Dari uraian tersebut diatas, dapat simpulkan bahwa dalam kontestasi Pilkada Kab.Pasuruan 2024 mendatang, siapa yang dapat merebut simpati massa NU bakal dipastikan memenangkan pilkada. Akan tetapi dari keempat kandidat yang terprediksi tersebut diatas,dimana seluruhnya memiliki hubungan kedekatan emosional dengan NU.Maka suara NU akan terpecah belah pada perhelatan 2024 mendatang.

    Paslon siapapun yang berhasil memegang 50% suara nadhliyin dengan mudah melenggang menuju kursi N1-N2 Kab.Pasuruan, artinya syarat wajib bagi paslon yakni mendekat pada massa NU militan,tradisional dan moderat. (hen)

    Penulis : Henry Sulfianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan