Sabtu, 28 Mei 2022
25 C
Surabaya
More
    OlahragaMamak: Sudah Lama Deltras Menunggu Lolos ke Liga 2

    Mamak: Sudah Lama Deltras Menunggu Lolos ke Liga 2

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Lolosnya Deltras Sidoarjo ke Liga 2 musim depan disambut gembira seluruh manajemen tim dan Delta Mania –julukan suporter Deltras Sidoarjo. Tak terkecuali pelatih kepala The Lobster –julukan Deltras— Moh Zein Alhadad. Dia mengungkapkan kegembiraan saat dihubungi WartaTransparansi.com usai pertandingan terakhir Grup AA babak 16 besar Liga 3 Nasional, Minggu (12/3/2022).

    Di pertandingan terakhir babak 16 besar, Deltras menyingkirkan Persedikab Kediri 2-1 di Stadion Gelora Joko Samudero, Sabtu siang (12/3/2022). Dengan kemenangan itu membuat Deltras mengumpulkan 6 poin sekaligus menduduki peringkat kedua klasemen akhir Grup AA dan mendapat jatah lolos ke Liga 2 musim depan.

    Mamak panggilan akrab Moh Zein Alhadad mengatakan kerja keras timnya yang sempat ketinggalan dalam persiapan dibandingkan tim-tim lainnya akhir terbayar. Pembenahan mampu dilakukan dan mendapatkan hasil. “Kita ucapkan Alhamudillah atas keberhasilan ini. Sudah lama Deltras berjuang untuk kembali ke kasta lebih tinggi. Mungkin ada 10 tahun Deltras berjuang,” ujar mantan striker nasional ini.

    Baca juga :  Liga l 2022-2023, Mantan Bek MU Boyongan Ke Persik Kediri

    Dengan lolosnya Deltras ke Liga 2 mengingatkan dia atas apa yang pernah dilakukannya saat membawa tim Deltras merebut juara ketiga Copa Dji Sam Soe (CDSS) IV 2008/2009, setelah menekuk Persijap Jepara 3-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Bahkan saat itu, Mamak terpilih sebagai pelatih terbaik. “Saat itu,  sudah 14 tahun Deltras tidak dapat piala. Juara ketiga Copa Dji Sam Soe itu sudah luar biara,” ungkapnya.

    Alhadad sendiri selain sukses sebagai pemain, dalam sejarahnya sebagai pelatih sudah berpengalaman malang melintang di persepakbolaan Indonesia termasuk di instansi TNI. Seperti PS TNI Angkatan Darat, menangani klub Asyabaab Salim Group di Piala Ligina 1 tahun 1994 yang lolos ke semifinal maupun Persijatim Solo FC dan Persim Maros.

    Baca juga :  Liverpool Lampiaskan Dendam di Final Liga Champions

    Sebelum berkiprah di Deltras, dia sebelumnya sempat menangani Persija Jakarta tahun 2016 yang saat itu nyaris terdegradasi. Padahal, saat itu Persija diperkuat Greg Nwokolo dan Bambang Pamungkas. “Saya masuk dan bisa menyelamatkan Persija setelah 3 bulan atau 14 kali pertandingan tidak pernah menang. Hanya kalah dan seri. Padahal dilatih Paulo Camarco. Saat itu  saya masuk di putaran ke dua langsung away ke Padang dan dapat 1 poin padahal semua tim main di Padang kalah semua. Tidak satupun tim dapat poin di Padang saat itu termasuk  Persib  dan Persebaya. Kemudian pertandingan kedua di kandang main di Solo tanpa penonton, karena Persija kena hukuman. Tetapi bisa menang,” cerita Mamak mengenang memori lama tersebut.

    Baca juga :  Kompetisi Musim 2022/2023 Boleh Dihadiri Penonton

    “Namun, untuk Deltras selanjutnya, kita serahkan ke manajemen tim. Saat ini, kita mensyukuri atas lolosnya Deltras ke Liga 2 musim depan,” tutupnya. (sr)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan