Sabtu, 28 Mei 2022
25 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanDirektur SSC Edy Marzuki Ungkap Alasan Utama Emak-Emak Memilih Parpol dan Caleg

    Direktur SSC Edy Marzuki Ungkap Alasan Utama Emak-Emak Memilih Parpol dan Caleg

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Dari hasil riset yang dilakukan oleh Surabaya Survey Center (SSC) dengan responden kalangan emak-emak, menunjukkan bahwa tokoh partai, program, serta imbalan uang atau sembako merupakan faktor utama dalam memilih partai politik dan Caleg.

    Terkait alasan memilih parpol, Direktur Riset SSC, Edy Marzuki mengungkapkan jika mayoritas responden menunjukkan jika tokoh atau pemimpin partai politik menjadi faktor utama.

    “Setidaknya ada 24,5 persen responden yang mengungkapkan hal ini. Sementara, 23,2 persen memilih untuk melihat program yang digagas dan 11,8 persen untuk imbalan uang atau sembako”, jelas Edy kepada wartawan, Rabu (23/2/2022).

    Lebih lanjut, tutur Edy ada faktor lainnya yang mengikuti seperti kader atau caleg ada 3,8 persen, ulama dengan 4,8 persen, keluarga atau teman dengan 8,1 persen, serta faktor lainnya 10,5 persen. “Bahkan yang memilih tidak tahu atau tidak memilih cukup lumayan, yakni 13,3 persen”, imbuhnya.

    Baca juga :  Ketua DPW PAN Jatim: KIB Ingin Membangun Bangsa Dengan Baik

    Sementara alasan atau pertimbangan emak-emak dalam memilih Caleg, Edy menuturkan program yang digagas Caleg menjadi faktor utamanya. “Ada 25,7 persen responden yang menunjukkan hal ini. Malah ketokohan Caleg secara fakta riset ada di bawahnya, yakni 23,6 persen. Sementara faktor imbalan dari Caleg hanya 13,3 persen”, ungkapnya.

    Edy menambahkan, selain faktor tersebut masih ada beberapa faktor llain diantaranya Agama dari Calek itu sendiri ada 2,8 persen, Pendidikan Caleg ada 3,3 persen, Penampilan Caleg ada 6,7 persen, serta faktor lainnya ada 7,3 persen. “Sementara yang memilih tidak tahu atau tidak memilih ada 17,3 persen”, pungkasnya.

    Sebagai informasi, hasil penelitian yang dilakukan oleh SSC ini dilaksanakan dari tanggal 01-10 Februari 2022 di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Sebanyak 1.070 responden dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 3 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Penentuan responden dari kalangan emak-emak dalam setiap Kartu Keluarga (KK) dilakukan dengan bantuan kish grid. (sr/min)

    Reporter : Amin Istighfarin
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan