Senin, 23 Mei 2022
28 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriIJTI Korda Kediri Kecam Aksi Pemukulan Terhadap Jurnalis Oleh Official Maluku FC

    IJTI Korda Kediri Kecam Aksi Pemukulan Terhadap Jurnalis Oleh Official Maluku FC

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Kediri mengecam tindakan yang dilakukan Official Maluku FC terhadap wartawan yang tengah melakukan peliputan laga babak 32 besar Liga 3 putaran nasional grup W, yang mempertemukan Persedikab Kediri VS Maluku FC di Stadion Brawijaya Kota Kediri.

    Pada saat kejadian tersebut, Official Maluku FC melakukan tindakan yang tidak menyenangkan dengan menunjuk-nunjuk beberapa wartawan yang tengah melakukan peliputan. Salah satunya Wartawan TVRI, Canda Adi Surya sekaligus anggota IJTI Korda Kediri.

    Canda Adi Surya mengutarakan, sempat didorong oleh Official Maluku FC di bagian dada dan ditunjuk-tunjuk dengan umpatan-umpatan yang tidak mengenakkan.

    Ketika peristiwa terjadi dirinya merasakan sempat dipukul di dada. Meski menghindar, namun pukulan itu sempat mengenai dirinya dan terasa sakit namun tidak lama.

    Baca juga :  Membanggakan, Kabupaten Kediri Raih Penghargaan WTP Enam Tahun Berturut-turut

    “Aku dipukul dibagian dada. Ada beberapa wartawan di belakangku tadi. Termasuk Antok jurnalis radio Andika. Yang melakukan pemukulan Official Maluku FC, yang tiba-tiba berlari ke arah saya, saat saya tengah megambil gambar. Dan memukul saya,” ujarnya, Kamis (17/2/2022).

    Dalam melakukan tugas peliputan ini, setiap wartawan selalu memegang kode etik peliputan. Saat kejadian tersebut, wartawan juga diizinkan untuk melakukan peliputan. Sementara insiden terjadi di tempat terbuka, dimana setiap orang bisa mengetahui dan melihatnya.

    Hal sanada juga diutarakan oleh Ketua IJTI Korda Kediri Roma Duwi Juliandi mengutarakan, aksi yang dilakukan oleh Official Maluku FC, sudah masuk kedalam ranah tindak kekerasan.

    Dimana aksi tersebut masuk dalam kegiatan menghalang-halangi kegiatan jurnalistik dan melanggar UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

    Baca juga :  Sopir Truk Ditangkap Bea Cukai Kediri, Kedapatan Angkut 1,9 Juta Batang Rokok Ilegal

    “Profesi wartawan adalah profesi yang sangat rentan dengan adanya gesekan fisik maupun verbal. Namun tidak hanya dengan rangkulan semua selesai. Mari sama-sama saling menghargai posisi masing – masing,” tegasnya.

    Meski sempat terjadi perdamaian dari kedua belah pihak, yang di mediasi oleh Kapolres Kota Kediri. Namun IJTI Korda Kediri tetap meminta Official Maluku FC untuk memberikan pernyataan maaf secara terbuka. Pungkasnya. (abi)

    Reporter : Moch Abi Madyan
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan