Sabtu, 28 Mei 2022
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaDKPP Surabaya Bagikan Hasil Panen Bandeng untuk Warga MBR

    DKPP Surabaya Bagikan Hasil Panen Bandeng untuk Warga MBR

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya panen ikan bandeng. Hasil panen dibagikan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di enam kelurahan wilayah Kelurahan Wonorejo, Rungkut.

    Panen ikan bandeng tersebut merupakan hasil dari budidaya. Berada di lahan milik Pemkot Surabaya seluas 1,5 hektar, ikan bandeng yang berhasil dipanen lebih 350 kilogram.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, pembagian ikan bandeng ini dipusatkan di masing-masing kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Rungkut. Di antaranya, Kelurahan Penjaringansari, Rungkut Kidul, Kali Rungkut, Wonorejo, Kedungbaruk dan Medokanayu.

    “Masing-masing Kepala Keluarga (KK) MBR, mendapat 1-1,5 kilogram. Jadi, pembagian ini disesuaikan dengan lahan yang dimiliki pemkot. Kalau lahannya tambak ikan bandeng seperti ini, kita bagikan ikan. Kalau lahannya digunakan budidaya ikan lele, maka ikan lele yang kami bagikan. Begitu seterusnya,” kata Antiek, Senin (14/2/2022).

    Baca juga :  Pengrajin Tempe Sukomanunggal dapat Bantuan Tungku dan Mesin Pemecah Kedelai

    Antiek menjelaskan, pengelolaan tambak ikan bandeng ini juga melibatkan warga MBR. Sedangkan DKPP bertugas membantu pendampingan dan perawatan, seperti memberikan bibit ikan, pakan ikan. Setelah panen, maka hasilnya dapat dinikmati kembali oleh warga MBR yang tinggal tak jauh dari lahan tersebut.

    “Ada yang lahannya dikelola langsung oleh MBR, ada yang dikelola bersama oleh pemkot juga warga MBR. Ada juga lahan yang digunakan untuk tanaman. Untuk itu, masyarakat MBR, stunting dan lanjut usia (lansia) yang ada di sekitar lahan pemkot, dapat merasakan manfaatnya,” jelas Antiek.

    Para petugas DKPP Surabaya tampak antusias menjaring ikan bandeng di Tambak Wonorejo. Dengan menggunakan seser, satu persatu ikan terjaring dan dimasukkan ke dalam kotak berwarna oranye. Setelah itu, ikan ditimbang ke dalam keranjang.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah Pastikan 15 Kab/Kota Jatim Zona Hijau PMK

    Setelah semua ikan terkumpul, kemudian ditimbang lagi dan dibungkus menggunakan kantong plastik, lalu dimasukkan ke dalam kotak styrofoam. Lantas ikan-ikan ini dikirim ke enam kantor kelurahan yang ada di Wilayah Kecamatan Rungkut, menggunakan mobil.

    “Setiap kelurahan dapat 60-70 kilogram. Sehingga nantinya RT/RW memanggil satu persatu warga MBR di wilayahnya untuk mengambil ikannya. Ini yang pertama kali kita bagikan, karena ikan itu baru bisa dipanen setelah tujuh bulan,” ujarnya. **

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : wetly
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan