Minggu, 2 Oktober 2022
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriBupati Kediri Canangkan Pipanisasi di Lereng Gunung Wilis

    Bupati Kediri Canangkan Pipanisasi di Lereng Gunung Wilis

    KEDIRI (WartaTranparansi.com) – Guna antisipasi kurangnya air bersih dampak terjadinya banjir bandang dan Longsor di Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Bupati Kediri canangkan pemasangan pipa sepanjang tiga setengah kilometer di Lereng Gunung Wilis.

    Dalam kegiatan peninjauan di lokasi bencana alam pada Selasa Sore, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra beserta jajarannya.

    Memantau secara langsung kondisi akses jalan yang sempat terputus akibat jembatan di Dukuh Semoyo, Dusun Jethi, Desa Blimbing, Kecamatan Mojo mengalami kerusakan diterjang banjir bandang pada Minggu,(2/1/2022) lalu.

    Kemudian, pemantauan tersebut dilanjutkan ke rumah warga yang berada di Dusun Beru, Desa Blimbing dimana mengalami kerusakan akibat terkena material longsoran.

    Baca juga :  Gudang Mebel di Kediri Nyaris Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 150 Juta

    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, menjelaskan, pihaknya melakukan kunjungan ke lokasi bencana alam guna menindaklanjuti adanya informasi akses jalan yang terputus.

    Hasilnya akses utama bagi 42 kepala keluarga (KK) yang sempat mengalami terisolir kini sudah terhubung kembali.

    “Tadi yang menjadi perhatian, saya minta Dinas Perkim dan PUPR untuk segera tindak lanjuti terutama terkait pipanisasi,” ucapnya. Selasa,(4/1/2022).

    Sebagaimana diketahui, saluran pipa air bersih yang melintasi area terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah perbukitan, kondisinya saat ini mengalami kerusakan. Ungkapnya.

    Bupati yang akrab disapa Mas Bup Dhito menambahkan, untuk mengantisipasi kurangnya air bersih, sementara saluran pipa paralon yang rusak telah dilakukan perbaikan.

    Baca juga :  Ratusan Warga Kediri Deklarasi Dukung La Nyalla Capres 2024

    “Air sudah tidak ada masalah, cuma untuk jangka panjangnya maka perlu diperlukan pipa sepanjang tiga setengah kilometer,”urainya.

    Berkenaan Jembatan yang rusak dan memutus akses jalan utama 42 KK di Dusun Semoyo telah diperbaiki dengan dibuatkan jembatan darurat menggunakan papan kayu. Pembangunan jembatan darurat dilakukan supaya warga tidak terisolir.

    “Nanti (jembatan) dibangunkan PUPR, dibikinkan jembatan beton,”tegasnya.

    Dilokasi yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra mengutarakan, pihaknya merencanakan perbaikan jembatan dengan membuat jembatan baru menggunakan beton dan akan diperlebar luasnya namun terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kediri

    “Nanti kita akan lebarkan jembatannya tapi kita tunggu dulu hasil assesment BPBD,”pungkasnya.

    Baca juga :  Edarkan Pil Dobel L, Buruh Serabutan Asal Kediri Ditangkap

    Sementara itu, secara terpisah pada siang hari Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito juga telah mendatangilokasi untuk menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak bencana.

    Selain penyerahan bantuan, istri Bupati Kediri yang akrab disapa Mbak Chica tampak terlihat menghibur anak-anak yang tinggal di area bencana.(abi).

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan