Sabtu, 22 Januari 2022
25 C
Surabaya
More
    OlahragaLini Belakang Timnas Andalkan Elkan Baggott Lawan Malaysia

    Lini Belakang Timnas Andalkan Elkan Baggott Lawan Malaysia

    SINGAPURA (WartaTransparansi.com) – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memberikan perkembangan baru soal ketersediaan Elkan Baggott dan Egy Maulana Vikri jelang melawan Malaysia, Minggu (19/12/2021) malam, di laga pamungkas Grup B yang berlangsung di National Stadium, Singapura.

    Sebelumnya, skuad Garuda diterpa problem lini belakang menyusul Elkan Baggott yang harus dikarantina. Pemain yang merumput di Liga Inggris itu harus memenuhi prosedur karantina Kementerian Kesehatan Singapura karena menumpang satu pesawat dengan seseorang yang positif Covid-19 varian Omicron. Sehingga bek tengah Ipswich Town itu pun tak bisa tampil saat timnas Indonesia bermain imbang 0-0 dengan Vietnam, Rabu (15/12/2021) malam WIB.

    Padahal, sang pemain sudah memperkuat skuad Garuda ketika melibas Laos 5-1, Minggu (12/12/2021). Sebagaimana aturan pemerintah Singapura, kasus seperti Elkan Baggott ini membuat siapa pun harus menjalani karantina selama 10 hari. Akan tetapi, PSSI telah menyatakan bahwa pemain keturunan Inggris-Indonesia itu mendapatkan “keringanan” dari Pemerintah Singapura.

    Baca juga :  Deltras Bertekad Lolos ke Liga 2 Musim Depan

    Elkan Baggott dapat menyudahi karantina lebih cepat, tepatnya pada Sabtu (18/12/2021). Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Shin Tae-yong sehingga Elkan Baggott bisa tampil melawan Malaysia. “Elkan bisa bermain,” kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers jelang laga Indonesia vs Malaysia pada Sabtu siang WIB.

    Sementara itu, kabar berbeda datang dari Egy Maulana Vikri. Shin Tae-yong mengatakan pemain nomor 10 timnas Indonesia itu belum bisa tampil melawan Malaysia. Hal ini mengartikan FK Senica selaku klub Egy masih tetap akan keputusannya, meski PSSI terus mencoba mengupayakan sang pemain agar lebih cepat bergabung dengan timnas.

    Sebelumnya, pihak FK Senica menyatakan klub akan melepas Egy jika Liga Slovakia masuk jeda musim dingin atau setelah 18 Desember. Sikap FK Senica ini tak terlepas karena Piala AFF bukan turnamen yang masuk dalam kalender FIFA. Timnas Indonesia baru bisa diperkuat Egy jika sudah lolos ke semifinal Piala AFF 2020 dan Shin Tae-yong juga mengatakan demikian. “Untuk Egy mungkin bisa main kalau kami lolos dari penyisihan grup,” jelas pelatih asal Korea Selatan itu. Artinya, satu-satunya cara agar Egy bisa bermain di Piala AFF 2020 adalah timnas Indonesia wajib tak kalah dari Malaysia.

    Baca juga :  Hujan 6 Kartu Kuning Warnai Laga PSM vs Persik

    Pertemuan kedua timnas kali ini, bukan cuma adu gengsi dua negara. Tetapi, juga akan menjadi adu pintar dua pelatih. Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe akan beradu strategi dengan nakhoda Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.  Partai kedua tim berbalut gengsi dan hidup mati. Malaysia butuh kemenangan untuk lolos ke babak semifinal Piala AFF, sementara Timnas Indonesia tinggal membutuhkan hasil imbang.

    Saat ini, Timnas Indonesia masih memuncaki klasemen sementara Grup B dengan tujuh poin dari tiga partai. Kesebelasan berjulukan Skuad Garuda itu unggul satu angka dari Malaysia di peringkat ketiga dengan jumlah laga yang sama.

    Perjalanan Malaysia di Grup B Piala AFF agak terseok-seok. Tim dengan sebutan lain Harimau Malaya itu memang mampu menghajar Kamboja 3-1 pada 6 Desember 2021 dan Laos 4-0 tiga hari berselang. Namun, Safawi Rasid dkk. dibantai Vietnam 0-3 pada 12 Desember 2021.

    Baca juga :  Konsentrasi Pemain di Menit Krusial Jadi Catatan Pelatih Persik Kediri

    Sementara Timnas Indonesia saat ini berada di puncak klasemen Grup B dengan raihan tujuh poin. Skuad Garuda punya poin serupa dengan Vietnam di posisi kedua, tetapi unggul selisih gol.

    Pelatih Shin Tae-yong mengaku akan menerapkan pendekatan permainan sesuai dengan situasi yang terjadi di lapangan. Timnas Indonesia tak boleh bermain aman untuk bisa benar-benar lolos ke semifinal. “Kami memang hanya dengan meraih imbang bisa lolos ke semifinal, akan tetapi Malaysia juga punya kelebihan dan kelemahan. Jadi, kami akan menganalisa strategi taktik dan lawan seperti apa. Saya akan mempersiapkannya dan membawanya sesuai dengan lawan seperti apa,” tegas pelatih 51 tahun itu. (sr)

     

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan