Senin, 26 September 2022
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaSarmuji, Al-Hidayah Punya Infrastruktur Mengakar di Masyarakat

    Sarmuji, Al-Hidayah Punya Infrastruktur Mengakar di Masyarakat

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur M. Sarmuji ternyata punya kesan mendalam kepada pengajian Al-Hidayah, meskipun keterlibatannya saat itu hanya ikutan dan bahkan tidak tahu sama sekali apa itu Al-Hidayah.

    Dihadapan 38 ketua dan Sekretaris DPD Al-Hidayah se Jawa Timur, dia bercerita bahwa dirinya sebenarya terjebak dalam kegiatan ceramah yang diadakan oleh pengurus Al-Hidayah Kecamatan Rungkut Surabaya.

    “Dalam usia saya yang masih sangat muda, saat itu Saya ikut lomba dakwah di Kecematan Rungkut. Saya mendapat juara 2. Dari kegiatam yang saya ikuti waktu itu, membuktikan bahwa Al Hidayah punya infrastruktur dan memiliki kegiatan yang mengakar di masyarakat kita,” kata Sarmuji ketika memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus DPD Al-Hidayah Jawa Timur, di Shangri-La Surabaya, Sabtu (18/12/2021).

    Baca juga :  Budi Leksono: Langkah Tepat Walikota Menghapus Denda PBB

    Al Hidayah punya pengajian tahsin. Kenapa itu lahir? Karena justru lahir dan kekhawatiran di masyarakat kota itu sebenarnya punya gairah keagamaan yang tinggi. Tetapi mereka sulit mencari tempat atau mencari ustadz yang kira-kira bisa dipercaya aman buat mereka. Aman buat kenegaraan Indonesia yang berideologi Pancasila. Karena kalau tidak, mereka nanti dari ustadz atau ustadzah ke tempat yang barangkali kurang tepat.

    “Seperti disampaikan Bu Esa tadi (Ketua DPD Pengajian Al Hidayah Provinsi Jawa Timur periode 2020-2025 Dr. Esa Wahyu Endarti, SH, Msi), kami berharap pengajian Al Hidayah kali ini perempuan semua,” harapnya.

    Pengurus Al-Hidayah untuk semakin dekat dengan masyarakat Jawa Timur. Peran Al-Hidayah terhadap lingkungan harus dirasakan oleh masyarakat. Konsistensi Al-Hidayah untuk ikut berperan mencerdaskan masyarakat sudah ditunggu. Al-Hidayah hendaknya tidak melulu fokus pada keagamaan, tapi juga isu-isu terkait perempuan dan anak.

    Baca juga :  Antisipasi Banjir, Pemkot Surabaya Bangun 55 Crossing, Target Tuntas November 2022

    “Nah, Al Hidayah ingin saya harapkan memberikan tahsin itu, bisa memberikan pengajian terpercaya itu. Kami berharap Al-Hidayah peka terhadap isu perempuan, keluarga dan anak,” pungkasnya. (sr/min)

    Reporter : Samuel Ruung

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan