Jumat, 21 Januari 2022
26 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanHukumBea Cukai Kediri Musnahkan Barang Bukti Ilegal Senilai Ratusan Juta

    Bea Cukai Kediri Musnahkan Barang Bukti Ilegal Senilai Ratusan Juta

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Sejumlah barang ilegal yang melanggar izin kepabeaan dan undang-undang cukai senilai ratusan juta dimusnahkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kediri, Jumat,(10/12/2021).

    Kegiatan pemusnahan dilakukan di halaman Kantor KPPBC Tipe Madya Cukai jalan Letjend Suprapto Kota Kediri.

    Dihadiri oleh sejumlah undangan dari Instansi dan Dinas terkait yakni meliputi Kepala KPKNPL Malang. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten Jombang. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota dan Kabupaten Kediri. Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Kediri, Nganjuk. Perwakilan Balai Besar Karantina di Kantor Pos Kediri. Kepala Loka Pengawasan Obat dan Makanan Kediri. Dan Kepala Kepolisian Resort Kediri Kota.

    Dimana Petugas Bea dan Cukai Kota Kediri memusnahkan ratusan barang ilegal berupa sex toys, obat obatan, tembakau, dan ribuan batang rokok ilegal jika ditotal nominalnya mencapai ratusan juta, dan pemusnahan barang tersebut oleh petugas dilakukan dengan cara dibakar.

    Kepala kantor KPPBC Kediri, Sunaryo menjelaskan, pihaknya melaksanakan kegiatan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) yang dilakukan penindakan sepanjang tahun 2021, dan terdapat juga barang yang dikirim melalui jasa pengiriman PT Pos Indonesia.

    Bea Cukai Kediri Musnahkan Barang Bukti Ilegal Senilai Ratusan Juta

    Upaya ini dilakukan oleh pihaknya sebagai komitmen dalam mengemban 4 tugas pokok dan fungsi Direktorat Jenderal Bea Cukai yakni Trade Facilitator, Industrial Assisten, Comunnity Protector serta Revenue Collector.

    Barang Milik Negara (BMN) tersebut terbagi menjadi dua yakni penindakan atas barang kiriman dari luar negeri yang termasuk dalam kategori larangan dan pembatasan (lartas). Kemudian, BMN hasil penindakan atas pelanggaran ketentuan di bidang cukai. “Barang ilegal tersebut diantaranya, alat bantu sex 31 paket, obat-obatan ilegal 107 paket,” tuturnya.

    Adapun total barang yang di musnahkan senilai Rp264.721.062 juta, dengan potensi kerugian negara mencapai 124.173.300 juta. Ungkapnya.

    Sunaryo, menambahkan sedangkan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan atas pelanggaran di bidang cukai sebanyak 57 kali. Dengan rincian hasil tembakau rokok sejumlah 225.576 batang, tembakau iris sejumlah 11.410 gram, minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA) golongan C 115 botol/ jirigen.

    Dirinya juga menanggapi perihal bahaya yang dapat ditimbulkan dari minuman yang mengandung Etil Alkohol (MMEA) golongan C yang berhasil diamankan oleh jajarannya.

    “Ilegal ini berbahaya, bisa jadi ada metanolnya dapat membuat buta mata. Dan antara metanol dan etanol, secara fisik tidak ada bedanya, kalau diminumkan bisa berdampak kematian,” tegasnya.

    Terakhir, Kepala kantor KPPBC Kediri, Sunaryo, mengatakan Grafik hasil penindakan KPPBC) Tipe Madya Cukai (TMC) Kediri mengalami kenaikan setiap tahunnya. Sedangkan untuk nilai cukai ilegalnya tercatat menurun.

    “Diwilayah kami, Alhamdulillah toko ilegal setahun terakhir nihil. Ini kita tekan terus tujuannya biar makin berkurang terus,” pungkasnya.(abi)

    Reporter : Moch Abi Madyan
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan