Selasa, 26 Oktober 2021
29 C
Surabaya
More
    OpiniTajukHebat Bermartabat Kota Pahlawan Zona Kuning dan Level1
    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

    Hebat Bermartabat Kota Pahlawan Zona Kuning dan Level1

     

    Mampu menembus target herd immunity (kekebalan kelompok), mengawal suasana perkotaan Kota Pahlawan Surabaya tetap memaksimalkan memutus mata rantai Covid-19, juga sangat berhati-hati memulihkan ekonomi lokal yang sangat berdampak nasional, kini menuai hasil dengan peta zona kuning dan Pemberlakuan Pembatasan Kegitaan Masyarakat (PPKM) Level 1.

    Keberhasilan Kota Surabaya sebagai ibukota Provinsi Jawa Timur, tidak berlebihan jika menyebutkan sebagai kemampuan menangani, menanggulangi, dan mencegah Covid-19
    sangat hebat dan bertabat.

    Kenapa? Kota Surabaya sebagai pusat bisnis dan perdagangan Jatim dan Indonesia Timur, mampu mengendalikan situasi dan kondisi dengan baik. Bahkan semua dipersiapkan dengan profesional dan proporsional.

    Salah satu contoh pembelajaran tatap muka (PTM), maka Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan Satgas Siswa Sekolah, sehingga mampu menjaga protokol kesehatan (Prokes) secara maksimal. Pembukaan dunia usaha juga dengan tata tertib dan pengawasan serta pembetasan secara ketat.

    Diketahui, hasil assesmen situasi Covid-19 yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per tanggal 14 September 2021, Kota Surabaya telah ditetapkan berstatus level 1. Penetapan ini berdasarkan hasil penilaian dari enam indikator yang masing-masingnya telah memadai. “Alhamdulillah dari enam indikator itu, kita semuanya sudah memadai,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, di Balai Kota Surabaya,” Kamis (16/9/2021).

    Enam indikator penilaian itu, terbagi menjadi Transmisi Komunitas dan Kapasitas Respon. Untuk Transmisi Komunitas, kasus konfirmasi per 100.000 penduduk di Surabaya saat ini 8,81 (tingkat 1). Lalu, Rawat Inap Rumah Sakit per 100.000 penduduk saat ini 3,43 persen (tingkat 1).

    Kemudian, angka kematian per 100.000 penduduk, berada di angka 0,65 (tingkat 1).
    Sedangkan Kapasitas Respon, terdiri dari testing – % Positive Rate per Minggu di Surabaya di angka 0,41 (memadai).

    Selanjutnya, tracing – rasio kontak erat/kasus konfirmasi per Minggu sekarang di angka 20,71 (memadai). Dan untuk treatment – Bed Occupancy Rate (BOR) per Minggu sekarang di angka 14,54 (memadai).

    Keberhasilan ini, Wali Kota Eri menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, stakeholder maupun seluruh elemen di Kota Surabaya. Sebab, berkat gotong-royong dan kerja keras bersama Kota Surabaya bisa berada di level 1 sesuai asesmen situasi Covid-19 Kemenkes.

    Selain itu, sesuai data Satgas Covid-19 nasional masuk peta zona kuning bersama 37 kabupaten/kota.

    Salah satu indikator penurunan level kabupaten/kota dari level 2 menjadi level 1, capaian total vaksinasi dosis 1 minimal 70 persen dan capaian vaksinasi dosis 1 lansia di atas 60 tahun minimal sebesar 60 persen.
    Di Surabaya vaksinasi dosis 1 telah mencapai 101,32 persen, sedangkan vaksinasi dosis 2 mencapai 64,67 persen. Kemudian, untuk dosis 1 lansia mencapai 90,10 persen dan dosis 2 mencapai 78,76 persen.

    Hebat bermartabat sebagai langkah awal memompa semangat warga Kota Surabaya bangkit dari keterpurukan dan ekses terpapar Covid-19, juga memulihkan ekonomi lokal dan nasional, maka menjaga Prokes secara maksimal menyesuaikan hidup bersama Covid-19, akan mengantarkan ke zona hijau dan Level 0.

    Oleh karena itu, melalui penguatan kampung tangguh berbasis zona dan level, akan menjadi modal Kota Pahlawan Surabaya menulis kehidupan normal baru bersama Covid-19. Tentu tetap dengan predikat kuat, hebat, dan bermartabat.

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan