Minggu, 17 Oktober 2021
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaBlusukan ala Eri, Motoran untuk Serap Aspirasi Masyarakat

    Blusukan ala Eri, Motoran untuk Serap Aspirasi Masyarakat

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Surabaya kali ini punya style beda dengan pendahulunya. Khususnya dalam soal blusukan. Jika pemimpin sebelumnya blusukan dengan mengendarai mobil, namun Wali Kota Eri Cahyadi punya gaya baru. Yakni, mengendarai sepeda motor untuk menyerap aspirasi masyarakat.

    Blusukan ala Eri ini, dilakukan hampir setiap hari. Bersama, ketua Penggerak PKK Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi, Senin (13/9/2021), Eri memacu sepeda motornya ke acara di Kecamatan Krembangan, Surabaya.

    Salah satu tujuannya, ingin mendengarkan keluhan dan aspirasi warganya. Bahkan, jika ada warga yang membutuhkan langkah cepat dari Pemkot Surabaya, Eri pun langsung membantunya.

    Jajaran Pemkot Surabaya diminta gerak cepat dalam membantu warga tersebut. Bagi Eri, ini cara efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat, sehingga kebijakan yang diambil pun juga bisa lebih cepat.

    Baca juga :  Tersisa 4 Kabupaten/Kota Level 2, Selebihnya Level 1

    “Dengan cara seperti ini, saya berharap aspirasi masyarakat yang belum tertampung bisa segera dimengerti, sehingga langkah dan kebijakan yang harus kita ambil juga bisa lebih cepat,” katanya di Kecamatan Krembangan.

    Eri juga mengakui bahwa dirinya tidak suka bekerja di belakang meja. Alasannya, tidak bisa mengerti tentang kebutuhan warga yang sebenarnya.

    “Jadi, saya senangnya turun ke bawah. Terus kenapa naik motor? Karena lebih cepat. Kalau naik mobil saya mungkin hanya dapat dua tempat, tapi kalau pakai motor bisa dapat banyak tempat. Ternyata naik motor enak. Eling (ingat) zaman masa SMA,” imbuhnya.

    Dengan model seperti ini, ia berharap aspirasi masyarakat yang belum terserap bisa dimengerti. Bahkan, ia juga berharap model-model pendekatan seperti ini juga dilakukan oleh jajaran Pemkot Surabaya.

    Baca juga :  Alumni ITB Bantu Ventilator dan Beasiswa Bagi Anak Terdampak Covid-19

    Ia mencontohkan, apabila wali kotanya bisa ngantor di kelurahan, maka seharusnya Camat bisa ngantor di Balai RW keliling setiap harinya. Begitu juga Lurahnya bisa ngantor di Balai RT keliling setiap harinya.

    “Dari situlah ditarik aspirasi masyarakat, apa yang belum terpenuhi langsung dicarikan solusi untuk memenuhinya,” tegasnya.

    Meski begitu, Eri juga tidak mengharuskan para camat dan lurah untuk keliling menggunakan sepeda motor. Katanya, silakan mereka menggunakan kendaraan apapun mulai dari sepeda motor atau mobil.

    “Terserah pakai motor atau mobil, yang paling penting adalah menyerap aspirasi masyarakat supaya bisa didengar oleh pejabat Pemkot Surabaya, sehingga langkah dan kebijakan juga bisa lebih cepat. Mari kita bersama-sama membahagiakan dan mensejahterakan warga Kota Surabaya,” ujarnya. **

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : wetly
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan