Selasa, 30 November 2021
25.6 C
Surabaya
More
    OlahragaAtlet Puslatda PON Jatim Jalani Terapi Chamber Hiperbarik

    Atlet Puslatda PON Jatim Jalani Terapi Chamber Hiperbarik

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) Untuk menunjang performa atlet Puslatda Jawa Timur jelang PON XX Papua 2021 Oktober mendatang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur meminta seluruh atlet menjalani metode Chamber Hiperbarik atau terapi oksigen yang dilakukan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr Ramelan Surabaya.
    Chamber hiperbarik adalah ruangan berbentuk silinder yang memiliki tekanan lebih dari udara atmosfer normal (1 atm atau 760 mmHg). Oksigen dibawa oleh sel darah merah ke seluruh tubuh. Tekanan udara yang tinggi akan menyebabkan jumlah oksigen yang dibawa oleh sel darah merah meningkat hingga 400 persen. Dengan kondisi tersebut, paru-paru dapat mengumpulkan lebih banyak oksigen murni.
    Lanjut Dr Titut Harnanik, dr., Mkes, Kabagkestral RSAL Dr Ramelan mengatakan aliran darah akan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Inilah yang kemudian akan melawan bakteri dan merangsang pelepasan zat yang disebut sel induk, yang selanjutnya akan merangsang penyembuhan. Gas dalam darah dan fungsi jaringan turut mempercepat penyembuhan dan melawan infeksi.
    “Jadi terapi oksigen hiperbarik ini adalah terapi pemberian suatu terapi dengan memperkaya kadar oksigen. Normalnya kadar oksigen dalam tubuh 21 persen, kita ganti jadi 100 persen atau mendekati itulah. Harapannya dengan tekanan tinggi bisa menembus semua sel , jadi proses difusi oksigen lebih bagus, lebih cepat, dan lebih optimal. Jadi semua sel saat terapi akan mendapat oksigen yang cukup,” ungkap Kabagkestral RSAL dr Ramelan, Dr. Titut Harnanik,dr.,mKes, beberapa hari lalu.
    Sementara itu, Ketua KONI Jatim Erlangga Satriagung mengatakan, terapi ini penting untuk mematangkan persiapan atlet agar performanya bisa maksimal saat tampil di PON. “Itu kan terapi tekanan oksigen seperti orang menyelam diatur untuk memperbesar VO2Max, kemudian melancarkan aliran darah. Hiperbarik membuat fisik atlet makin optimal sehingga pertarungan di sana tinggal psikologi,” ujar Erlangga.
    Ia mengaku, bahwa persiapan atlet Jatim sudah sangat baik. Mulai dari kondisi fisik dan teknik tetap terjaga dengan baik karena persiapan terus berjalan dan terpantau oleh tim sport science KONI Jatim.
    Karena itu, mantan Ketua KADIN Jatim itu mengaku, optimis Jawa Timur tetap bisa membawa pulang gelar juara umum di PON. “Optimis bisa juara umum, tinggal nanti bagaimana fairness saat lomba. Fisik dan teknik kita sudah bagus, Cuma kita gak ingin kayak PON Jabar yang kita sudah tau ceritanya. Tapi saya yakin Papua bisa menjaga marwah PON yakni persaudaraan,” pungkasnya.(*)

    Reporter : Teguh Safrianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan