Rabu, 27 Oktober 2021
31 C
Surabaya
More
    NusantaraWaspada, Sejumlah Wilayah Berpotensi Banjir di Hari Idul Adha

    Waspada, Sejumlah Wilayah Berpotensi Banjir di Hari Idul Adha

    JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga di beberapa wilayah nusantara waspada terhadap potensi bahaya banjir pada esok hari, Senin (19/7/2021).

    Menurut Abdul Muhari, Ph.D. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, wilayah berpotensi tersebut berdasarkan analisis inaRISK dan analisis data impact based forecast dari BMKG.

    Dinelaskan, Direktorat Peringatan Dini BNPB mengidentifikasi sejumlah wilayah dengan status ‘waspada’ banjir di wilayah administrasi kabupaten dan kota hingga kecamatan.

    Wilayah-wilayah yang berstatus waspada banjir dapat dipantau pada tautan berikut ini http://bit.ly/DiseminasiPD_19Juli2021.

    Dari analisis yang dilakukan, BNPB menginformasikan, seperti Kabupaten Bogor, Ciamis, Cianjur, Tasikmalaya, Kota Bogor dan Pangandaran di Provinsi Jawa Barat berstatus waspada banjir.

    Baca juga :  Kunjungi Ponpes Bantargedang Tasikmalaya, LaNyalla Didoakan Jadi Presiden

    Selanjutnya Cilacap dan Banyumas di Provinsi Jawa Tengah, dan Donggala di Sulawesi Tengah, berada pada status sama.

    Sejumlah wilayah tersebut termasuk daerah dengan catatan historis banjir tertinggi berdasarkan Data dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI).

    Sementara itu, BNPB meminta pemerintah daerah yang telah teridentifikasi untuk mengambil langkah-langkah antisipasi dan kesiapsiagaan.

    Pertama, memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi wilayah terdampak.

    Kedua, koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait dalam penyiapan tim siaga bencana dan sumberdaya.

    Ketiga, mengidentifikasi tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan.

    Keempat, mengidentifikasi kebutuhan logistik dan peralatan. Kelima, memastikan alat peringatan dini berfungsi dengan baik, dan keenam memastikan ketersediaan rambu dan jalur evakuasi.

    Baca juga :  Kunjungi Ponpes Bantargedang Tasikmalaya, LaNyalla Didoakan Jadi Presiden

    Di samping itu, BNPB juga meminta masyarakat yang tinggal di wilayah-wilayah berpotensi banjir untuk mengambil langkah antisipasi dan kesiapsiagaan. Langkah tersebut dilakukan di tingkat keluarga maupun komunitas.

    Berikut ini rekomendasi langkah yang dapat dipersiapkan di tengah masyarakat:

    Pertama, menyiagakan tim siaga bencana, seperti memantau kondisi terkini lapangan, melakukan koordinasi dengan aparatur desa dan menyiapkan evakuasi.

    Kedua, menyimpan barang penting ke tempat aman di dalam rumah. Ketiga, membatasi aktivitas di luar rumah. Keempat, jika berada di luar rumah hindari pohon besar, baliho, dan saluran air atau gorong-gorong.

    Kelima, menyiapkan tas siaga yang dapat diisi dengan makanan, minuman, obat, uang, pakaian, dokumen berharga, maupun barang-barang lain yang dibutuhkan, seperti masker medis cadangan, hand-sanitizer.

    Baca juga :  Kunjungi Ponpes Bantargedang Tasikmalaya, LaNyalla Didoakan Jadi Presiden

    Keenam, tetap melakukan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

    Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini adanya potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kalimantan Tengah mulai Minggu hingga Selasa mendatang (18-20 Juli 2021).

    Dengan adanya peringatan dini tersebut, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah untuk selalu waspada dan siaga sebagai langkah mitigasi, pengurangan risiko dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.

    BNPB juga mengimbau agar masyarakat dapat memantau perkembangan prakiraan cuaca secara mandiri melalui laman resmi BMKG dan melihat wilayah kajian risiko bencana melalui inaRisk BNPB. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan