Selasa, 19 Oktober 2021
26 C
Surabaya
More
    OlahragaPersebaya Harapkan Agustus Ada Putusan Terkait Liga 1

    Persebaya Harapkan Agustus Ada Putusan Terkait Liga 1

    Surabaya (WartaTransparansi.com) – Manajemen Persebaya memberikan batas waktu kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) memberi keputusan definitif terkait kompetisi Liga 1 hingga Agustus 2021. Hal itu diungkapkan manajer tim Persebaya, Candra Wahyudi, kemarin. “Kami sudah kirim surat resmi ke LIB. Minta agar segera ada keputusan definitif.  Jangan biarkan mengambang seperti musim lalu. Ujungnya,  kompetisi tidak jalan,” tegasnya.

    Surat  dikirim sebagai balasan dari surat LIB nomor 130/LIB-KOM/VII/2021. Surat tanggal 14 Juli 2021 ini,  berisi  informasi penundaan  kompetisi Liga 1 pada Agustus 2021.  Kata  Candra, surat tersebut tidak jelas dan mengambang.  “Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa kompetisi ditunda pada Agustus 2021 atau setidak-tidaknya sampai grafik Covid-19 melandai. Kami menilai pernyataan ini tidak jelas,” ungkapnya.

    Baca juga :  Raih 7 Emas, Jatim Juara Umum Gulat PON XX Papua

    “Apa paramaternya? Apa dasar menilai grafik Covid-19 melandai? Apakah LIB telah berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait hal ini? Misalnya, dikatakan melandai jika angka kasus harian di bawah 1O ribu. Sementara situasi sekarang lebih dari angka itu. Tanpa parameter yang jelas, kita tidak bisa mengukur. Hal itu menimbulkan ketidakpastian nasib kompetisi,” tambah mantan wartawan itu.

    Kegagalan menggelar kompetisi tahun lalu seharusnya menjadi pelajaran. Tidak tegasnya  LIB memutuskan sikap membuat situasi mengambang yang pada ujungnya ternyata tidak ada kompetisi. “Jangan sampai hal yang sama terulang tahun ini. Jika sampai akhir Agustus 2021 belum ada kepastian, kami mengusulkan segera diputuskan nasib kompetisi secara definitif. Ini lebih baik daripada membiarkan mengambang tanpa kepastian,”ujarnya.

    Baca juga :  KONI Jatim komitmen lakukan persiapan lebih matang hadapi PON XXI

    Kalaupun  Agustus bisa jalan, Persebaya berharap kompetisi  tidak molor. Tetap berakhir pada Maret 2022, seperti yang dijadwalkan semula.  Ini berkait dengan  durasi kontrak pemain. Begitu juga dengan sponsor.  Kalau sampai molor, tentu akan memberi beban tambahan bagi klub.

    “Menurut hemat kami, masih sangat memungkinkan untuk menggelar kompetisi pada periode Agustus 2021 sampai Maret 2022. Salah satu opsinya bisa dengan memangkas masa jeda antar series saat kompetisi berjalan dengan sistem semi bubble to bubble. Memadatkan jadwal dari satu pertandingan setiap minggu, menjadi tiga pertandingan dalam dua minggu juga bisa dilakukan dan masih memungkinkan. Mengacu pada Piala Menpora 2021,” sarannya.  (sr)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan