Selasa, 3 Agustus 2021
30 C
Surabaya
More
    OpiniTajukVaksinasi Massal di Bangkalan, Menjawab Tantangan Melawan Covid-19

    Vaksinasi Massal di Bangkalan, Menjawab Tantangan Melawan Covid-19

    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

     

    Peningkatan kasus terinfeksi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Bangkalan. Bahkan sempat sempat menyentuh angka pasien di RSUD Syarifah Ambami Ratu Ebo (SARE) 93 dari persediaan bed 120.

    Juga sempat terdeteksi varian baru Covid-19 dari Inggris, dan kini terus melakukan 3T (tracing, testing, dan treatment) dengan berbagai cara dan upaya.

    Juga dengan segala daya mengajak masyarakat mematuhi 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak), terutama menekankan memakai masker dan menjaga protokol kesehatan (Prokes).

    Kini, dalam upaya menangani dan mengendalikan Covid-19, terutama di Arosbaya, Geger, Klampis dan Kecamatan Kota, Kabupaten Bangkalan melaksanakan vaksinasi massal.

    Menyasar 1.750 orang bertempat di Pendopo Pratama Pemerintah Kabupaten Bangkalan, bersamaan dengan apel gelar Pasukan Penanganan Covid-19 di alun-alun, Bangkalan melawan bersama-sama dengan gotong royong vaksinasi massal.

    Baca juga :  Merah Putih Berkibar, Indonesia Raya Bergetar, di Olimpiade Tokyo

    Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron melaporkan perkembangan terkini kasus Covid-19. Dan berharap kedatangan Panglima TNI dan Kapolri membawa berkah dan perubahan bagi masyarakat Bangkalan. Dengan kenaikan kasus dari 36 menjadi 382 atau hampir 1000 persen lebih. Posisi terakhir terkonfirmasi 2.137 kasus terinfeksi positif, 1.537 pasien sembuh, dan 207 meninggal dunia.

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dengan didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya dan Plh Sekdaprov Heru Tjahjono, memberikan aspirasi atas upaya maksimal Bangkalan bersama-sama gotong royong melawan Covid-19.

    Semoga vaksinasi massal di Kabupaten Bangkalan, gerakan mengkampanyekan 3T dan 3M, bukan sekedar pencitraan ketika ada apel dan kunjungan Panglima TNI, Kapolri, dan Ketua BNPB. Tetapi menjadi kesadaran bersama warga melawan Corona.

    Baca juga :  Ketua Golkar Jatim “Menggugat”

    Ulama, tokoh masyarakat, dan tokoh agama Madura saatnya “turun gunung” memberikan fatwa melawan Covid-19 seperti vaksinasi massal, Sabtu (12/6/2021) di alun-alun Kabupaten Bangkalan.

    Mengapa? Vaksin sebagai kekebalan imun tubuh, sebagai ikhtiar 50 persen memutus mata rantai Covid-19. Kemudian massif 3T dan 3M, Dan itu akan membuat kenaikan kasus terinfeksi positif akan segera turun, sekaligus kembali pada kehidupan normal untuk bersama-sama bangkit dan pulih dari keterpuruka

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan