Senin, 21 Juni 2021
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanCabuli Anak Dibawah Umur, Yazid Ruman Guru SD Digelandang Ke Mapolres Pasuruan

    Cabuli Anak Dibawah Umur, Yazid Ruman Guru SD Digelandang Ke Mapolres Pasuruan

    PASURUAN (Warta Transparansi.com) – Sungguh ironis dan tak dapat menjadi panutan oleh siapapun. Seorang oknum guru Sekolah Dasar Negeri(SDN) Sumberrejo III di Dusun Ketuwon Desa Sumberrejo,Kec. Purwosari yakni YR (35) diadili oleh masyarakat.

    Oknum ini  mendapat bogem mentah dari sejumlah warga setempat, lantaran kepergok melakukan perbuatan tidak senonoh pada anak dibawah umur, sebut saja Bunga (16) di dalam kamar mandi SD setempat.

    “Pelaku pencabulan ini telah kami amankan ke unit PPA Mapolres Pasuruan untuk tindaklanjut proses hukumnya,” tegasnya AKP Saiffudin Kapolsek Purwosari, Minggu sore (23/4/2021)

    Diceritakan olehnya kronologi pencabulan yang dilakukan oleh pelaku Yazid Ruman (oknum guru).

    Awalnya pelaku YR berlatih bola voly bersama korban, Minggu siang(23/5/2021) sekitar pukul 14:00 Wib. Kemudian pelaku dan korban menyudahi latihannya. Korban masuk kedalam ruang kelas dan bermain game di HPnya, tak selang beberapa lama kemudian korban ke kamar mandi dan diikuti oleh pelaku.

    Baca juga :  Polres Pasuruan Berganti Komando, AKBP Rofiq Kepada AKBP Erick

    Beberapa warga yang mengetahui pelaku mengikuti dan masuk ke kamar mandi, diduga kuat pelaku melakukan perbuatan cabul pada korban di kamar mandi. Warga mengunci keduanya didalam kamar mandi dan sebagian menghubungi pamong desa setempat serta diteruskan ke piket jaga Polsek Purwosari.

    Lantaran ada emosi warga sedikit tak terbendung, korban dikeluarkan dari kamar mandi dan sempat mendapatkan bogem mentah dari sejumlah warga. Beruntung petugas segera tiba di lokasi dan langsung mengamankan pelaku ke Mapolres Pasuruan, guna menghindari amuk warga yang lebih parah,”ungkap Kapolsek Purwosari.

    Ditambahkan, pelaku saat ini telah menjalani proses pemyidikan dan ditahan di unit PPA Polres Pasuruan. Sesuai dengan aturan perundangan pelaku dijerat UURi No.35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling sedikit 5 tahun dan maksimal seumur hidup,”imbuh AKP Saiffudin Kapolsek Purwosari.

    Baca juga :  Sepekan Kedepan, Korupsi BOP Kab.Pasuruan Naik Status

    Dari data yang berhasil didapat Warta Transparansi.com, setidaknya menurut beberapa informasi. Perilaku pencabulan yang dilalukan oleh YR guru kelas 6 SDN Sumberrejo III pada Bunga, sudah sering dilakukan. (*)

    Reporter : Henry Sulfianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan