Rabu, 22 September 2021
28 C
Surabaya
More
    PendidikanPemerataan Kualitas, 60 Sekolah di Surabaya Jalin Sister School

    Pemerataan Kualitas, 60 Sekolah di Surabaya Jalin Sister School

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Sebanyak 37 SD dan 23 SMP negeri maupun swasta di Kota Surabaya menjalin kerja sama melalui program sister school. Kerja sama dalam berbagai bidang sesuai dengan keunggulan dan kebutuhan masing-masing sekolah.

    Program yang digagas Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan tersebut, rencananya mulai berjalan setelah lebaran Idul Fitri ini.

    Kepala Dispendik Kota Surabaya, Supomo mengatakan, poin utama dari sister school adalah untuk pemerataan kualitas pendidikan di Surabaya. Dengan demikian, diharapkan ke depan tidak ada lagi sekolah unggulan. Tapi, semua sekolah di Surabaya unggul dengan memiliki kelebihan masing-masing.

    “Titik poin dari kegiatan ini adalah bagaimana kemudian masing-masing sekolah terjadi transfer berbagai macam dari kelebihan sekolah masing-masing. Karena kita yakin, tidak semuanya sekolah memiliki kelebihan pasti ada kekurangan,” kata Supomo kepada wartawan, Selasa (11/5/2021).

    Demikian pula sekolah di pinggiran yang dikatakan kurang maju, pastinya juga memiliki kelebihan. Nah, dari sisi kelebihan itulah, kata Supomo, masing-masing sekolah bisa saling berbagi pengetahuan (knowledge), sehingga diharapkan semuanya maju.



    Baca juga :  Dipercaya Jadi Pusat Keunggulan, SMK KAL 2 Gelar Sosialisasi

    “Bahwa kita punya keinginan yang luar biasa untuk memajukan pendidikan di Kota Surabaya,” jelas dia.

    Menurut dia, ada beberapa kerjasama yang bisa disepakati antar sekolah. Seperti, pertukaran pelajar dan guru, hingga belajar manajemen sekolah. Apalagi, pihaknya menyadari bahwa tidak semua anak dilahirkan memiliki kelebihan matematika ataupun bahasa indonesia. Sebab, kadang di antara anak itu memiliki kelebihan lain di bidang ekstrakulikuler seperti olahraga.

    “Nah, itulah yang kemudian kita kerjasamakan. Karena tidak menutup kemungkinan anak tersebut tumbuh mandiri dan berkembang, bahkan melampaui anak yang lainnya bukan dari sisi pelajaran-pelajaran intra,” terangnya.

    Rencananya, program sister school ini akan mulai berjalan setelah lebaran. Saat ini, jelas Supomo, persiapan-persiapan untuk menjalankan program tersebut telah dilakukan.

    Baca juga :  Dipercaya Jadi Pusat Keunggulan, SMK KAL 2 Gelar Sosialisasi

    “Bahwa kita punya keinginan yang luar biasa untuk memajukan pendidikan di Surabaya,” ungkap Supomo.

    Di waktu yang sama, Kasie Kurikulum Sekolah Menengah (Sekmen) Dispendik Kota Surabaya, Iswati menjelaskan, semula, kerja sama kemitraan ini berdasarkan keunggulan dan kebutuhan sekolah. Namun, antusias beberapa sekolah yang membuat sekolah mengusulkan secara mandiri kepada Dispendik Kota Surabaya. “Jumlah keanggotaan kerja sama kemitraan ini berbeda-beda tergantung dari kebutuhan dan target capaian yang akan diperoleh masing-masing satuan pendidikan,” kata Iswati.

    Ia mencontohkan, ada kelompok yang berisikan 4 sekolah, terdiri atas 2 sekolah negeri dan 2 sekolah swasta. Kelompok ini sepakat memperkuat program literasi dan prestasi akademik, serta penguatan pendidikan karakter.

    Sementara kelompok lain, melakukan penguatan bidang penyiaran (broadcasting), kemampuan berbahasa asing, videografi, olahraga, kewirausahaan (entrepreneurship), Hafiz Alquran, sekolah Adiwiyata, dan lain sebagainya.

    “Satuan pendidikan tersebut akan saling bertukar informasi dan pengetahuan (knowledge), bahkan bertukar sumber daya manusia (SDM) maupun pelajar,” terangnya.

    Baca juga :  Dipercaya Jadi Pusat Keunggulan, SMK KAL 2 Gelar Sosialisasi

    Kasie Kurikulum Sekolah Dasar Dispendik Kota Surabaya, Munaiyah menambahkan, kerja sama kemitraan melalui sister school ini sebagai upaya untuk saling toleransi dalam keberagaman budaya dan informasi. Sehingga ke depan diharapkan tidak ada eksklusivitas antara satuan pendidikan yang satu dengan lainnya.

    “Melakukan kegiatan secara bersama-sama atau gotong royong ini dapat mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Kota Surabaya,” terangnya.

    Sementara itu, Kepala SMP Kristen YBPK I Surabaya, Erwin Darmogo mengapresiasi dan mendukung program kerjasama sister school yang digagas Pemkot Surabaya itu.

    Bagi dia, kerja sama ini adalah salah satu terobosan yang bagus, karena bisa saling mempelajari kelebihan yang ada di masing-masing sekolah. “Jadi antara sekolah swasta dan negeri Surabaya bisa saling melengkapi melalui kerjasama itu,” kata Erwin. ***

    Reporter : Wetly
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan