TULUNGAGUNG, WartaTransparansi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat ketahanan pangan melalui dunia pendidikan. Salah satunya dengan mengimplementasi
kan Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) yang kini telah diterapkan di 754 sekolah negeri dan swasta jenjang SMA, SMK, dan SLB di seluruh Jawa Timur. Program inipun telah resmi diluncurkan secara serentak, Minggu (25/1).
Salah satu sekolah yang menjalankan program tersebut adalah SMKN 1 Tulungagung. Implementasi Program SIKAP di sekolah ini ditinjau langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, Minggu (25/1).
Kunjungan Kepala Dindik Jatim didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung serta Kepala SMKN 1 Tulungagung, dan disambut antusias oleh warga sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, Aries terlibat langsung dalam sejumlah aktivitas, mulai dari penanaman komoditas produktif, penebaran benih ikan konsumsi, hingga panen hasil kebun dan perikanan sekolah. Aktivitas ini menunjukkan bahwa Program SIKAP telah terintegrasi dalam pembelajaran berbasis praktik di lingkungan SMK.
Kadindik kelahiran Makassar ini juga mengapresiasi proses pembelajaran yang berlangsung secara kontekstual dan hidup.
Menurutnya, Program SIKAP dirancang agar siswa tidak hanya menerima teori di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar secara langsung di lapangan.
“Kami berharap anak-anak bisa terkoneksi antara materi kurikulum dengan praktik di lapangan. Proses belajar menjadi lebih linier, anak-anak lebih bersemangat dan proaktif karena mereka tidak hanya duduk di kelas,” ujar Aries.





