Menurut Dedi, beragam kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, terutama Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), berhasil meredam sejumlah turbulensi, seperti mencegah penyebaran virus meluas dan menjaga perekonomian nasional tetap stabil.

Dedi menilai, kinerja Airlangga menjadi salah satu penyebab meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah menangani pandemi COVID-19. Hasil riset Indikator Politik Indonesia, misalnya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap upaya pemerintah menangani pandemi mencapai 65,7 persen.

Baca juga :  H Djunaedi Pengusaha Migas Dukung Munas Kadin di Kendari Sultra

Belum lama ini, lembaga riset Indonesia Indicator (I2) juga menempatkan Airlangga sebagai menteri dengan sentimen pemberitaan paling positif terkait kinerja penanganan pandemi. Riset ini dengan mengumpulkan 4.655.176 data pemberitaan dari 5.963 media berbahasa Indonesia.

Menurut Dedi, alokasi dana pemulihan ekonomi nasional, termasuk bantuan tunai, baik untuk masyarakat prasejahtera atau pelaku usaha, berhasil menjaga stabilitas ekonomi.

“Publik tentu akan melihat ini sebagai prestasi, dan kepercayaan masyarakat bisa kembali tumbuh pada pemerintah,” ujar Dedi. (***)