Sabtu, 10 April 2021
27 C
Surabaya
More
    TajukEmpat Pilar, Masihkah Penguatan Kebangsaan

    Empat Pilar, Masihkah Penguatan Kebangsaan

    Oleh Djoko Tetuko – Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

    Tidak bisa dipungkiri bahwa setelah era Reformasi, bersamaan dengan keruntuhan era Orde setelah berkuasa selama 32 tahun, maka upaya memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara mulai mencari kesamaan dalam menjaga dan mengawal kesatuan anak bangsa.

    Ketika era Orde Baru dengan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan (P4) begitu massif sebagai penguatan kebangsaan. Kemudian dalam berbangsa dan bernegara ada pendalaman UUD 1945 dan -Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Dan era Reformasi membuat penguatan kebangsaan dengan Empat Pilar.

    Sebuah pertanyaan besar? Setelah sudah berjalan lebih dari 20 tahun apakah sejak dilakukan melalui sosialisasi secara massal para di dan MPR RI, “Empat Pilar” sudah membumi atau masih di awang-awang. Bahkan terbang tidak mampu, menari-nari di udara juga tidak berdaya, sementara belum pernah turun mendarat dengan santun juga.

    Baca juga :  Pancasila Potret Toleransi Kemajemukan Beragama

    Empat Pilar selalu saja pada tataran sosialisasi, bukan implementasi kekuatan kebangsaan. Oleh karena itu, perlu semacam petunjuk pelaksanaan atau petunjuk teknik (juklak dan juknis) atau pedoman. Bagaimana anak bangsa atau masyarakat mengimplementasikan Empat Pilar sebagai penguatan kebangsaan.

    Reporter :
    Penulis : Djoko Tetuko
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    Komentar

    guest
    0 Komentar
    Inline Feedbacks
    View all comments

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan

    Wali Kota Eri Hebat dan Manjakan Rakyat

    Persebaya Menjaga Marwah