Senin, 12 April 2021
26 C
Surabaya
More
    TajukSupersemar, Orde , dan Penjajahan Baru

    Supersemar, Orde Baru, dan Penjajahan Baru

    Oleh Djoko Tetuko – Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

    Almarhum KH Hasyim Muzadi, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) dalam ceramah kebangsaan kenyataan bahwa kemerdekaan , hanya dinikmati segelintir orang saja, tidak kurang sekitar 41 orang menguasai kekayaan alam negeri ini, sekaligus mengendalikan peredaran berbagai kebutuhan primer maupun skunder.

    Salah satu kesalahan terbesar ketika kekayaan bangsa dan negara Indonesia, dialihkan dengan merancang suatu undang-undang dan mempersilahkan asing bukan sekedar berdagang di Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi berhak memiliki dan menentukan kebijakan dalam perdagangan global.

    Hari ini, 11 Maret 2021, sekedar mengingatkan bahwa pada masa Orde begitu populer Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar), begitu sakral menyebut nama Supersemar sebagai cikal bakal pemerintahan Orde Baru.

    Baca juga :  Apresiasi buat Persebaya

    Dalam sejarah , presiden RI ke-2, Presiden Soeharto berkuasa selama 32 tahun mengendalikan Pemerintahan Orde Baru, dunia percaturan politik pemerintahan banyak berubah dengan kebijakan baru. Bahkan Indonesia tiba-tiba tidak mempunyai pengaruh begitu menentukan dalam perjalanan menuju kehidupan dunia merdeka, adil, dan makmur dengan memperjuangkan kehidupan berbangsa dan bernegara berkeadilan.

    Reporter :
    Penulis : Djoko Tetuko
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    Komentar

    guest
    0 Komentar
    Inline Feedbacks
    View all comments

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan