Rabu, 22 September 2021
33 C
Surabaya
More
    OpiniTajukBarometer Kebangkitan Ekonomi, Surabaya Pilar Wujudkan Perpres 80/2019

    Barometer Kebangkitan Ekonomi, Surabaya Pilar Wujudkan Perpres 80/2019

    Oleh Djoko Tetuko – Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

    Kota Surabaya menjadi barometer kebangkitan ekonomi Jawa Timur dan pilar pelaksanaan amanat Perpres 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di Jawa Timur.

    Dalam Perpres 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di Jawa Timur, terdapat 77 proyek strategis dari Program Strategis Nasional, sebagian besar sentranya berada di Surabaya.

    Senin (1/3/2021), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menegaskan permasalahan itu saat serah terima jabatan (Sertijab) Walikota dan Wakil Walikota Surabaya di Gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (1/3) pagi.

    Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 131.35-368 Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Kabupaten dan Kota pada Provinsi Jawa Timur dilaksanakan Sertijab dari Pelaksana Harian (Plh.) Wali Kota Surabaya Ir. Hendro Gunawan MA kepada Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi, S.T.,M.T. dan Wakil Wali Kota Surabaya Ir. Armudji.

    Sertijab Walikota dan Wakil Walikota Surabaya merupakan agenda pertama Sertijab yang dihadiri Gubernur Jatim dari 17 agenda Sertijab Walikota / Bupati terpilih hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

    Baca juga :  Soekano, Megawati, Puan dalam Keajaiban dan Kalkulasi Politik

    Diketahui, Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi, S.T.,M.T. dan Wakil Wali Kota Surabaya Ir. Armudji,
    mengemban amanat saat ini PDRB Kota Surabaya menyumbang 24,11 % terhadap PDRB Jawa Timur. Sehingga membutuhkan kepemimpinan baru guna meningkatkan lebih baik lagi.

    Amanat Pasal 1 Perpres 80/2019,
    Dalam rangka meningkatkan investasi dan pertumbuhan
    ekonomi kawasan yang berdampak pada perekonomian regional dan nasional, dilakukan percepatan pembangunan atas:

    Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto –
    Surabaya – Sidoarjo – Lamongan dan wilayah sekitarnya meliputi Tuban, Bojonegoro, dan Jombang yang selanjutnya dalam Peraturan Presiden ini disebut Kawasan Gerbangkartosusila.

    Amanat Pasal 2 bahwa ; Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan
    Gerbangkartosusila, Kawasan BTS, dan Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) serta pengembangan Kawasan Selingkar Ijen dan Kawasan Madura dan Kepulauan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (2) dilakukan secara terpadu, terintegrasi, dan berkelanjutan dalam Rencana Induk Pembangunan Kawasan yang selanjutnya disebut sebagai Rencana Induk.

    (2) Dalam pelaksanaan Rencana Induk sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melakukan pendampingan atas ketersediaan dokumen perencanaan, penyiapan, dan pelaksanaan.
    Rencana Induk sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Presiden ini.

    Baca juga :  BTPKLW Kecerdasan Pemerintah Memotivasi Kebangkitan Ekonomi

    Gubernur Khofifah secara khusus menyampaikan bahwa pesan Presiden RI Joko Widodo agar mainset kerja harus diubah dari kerja ordinary ke kerja extraordinary.

    Tentu dengan etos kerja yang tidak biasa, yang mampu bekerja dengan kerja cepat, detail dan tepat guna mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sebagai upaya mengubah citra masyarakat terhadap pemerintah dan birokrasi.

    Sebagai penguatan,
    alhamdulillah, Provinsi Jatim secara berturut-turut kembali menorehkan prestasi, kali ini berhasil mendapatkan penghargaan sebagai provinsi terbaik tim terpadu (Timdu) penanganan konflik sosial tingkat nasional tahun 2020 yang sebelumnya juga diraih pada tahun 2019.

    Penghargaan ini diperoleh Provinsi Jatim atas keberhasilannya mampu menjaga stabilitas dan keamanan yang kondusif, termasuk mantapnya sinergitas dan kolaborasi Forkopimda dengan para ulama dan masyarakat dalam mensukseskan Pemilukada serentak yang tertib, aman dan kondusif serta kegigihan dalam percepatan menangani Covid-19.

    Baca juga :  Tiga Fokus PMI Jatim Perkuat Kehidupan Normal Baru

    Penghargaan tersebut diserahkan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta pada hari Selasa tanggal 23 Pebruari 2021, berturut-turut tiga terbaik tingkat nasional yaitu mulai Provinsi Jawa Timur, Provinsi Lampung dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Penghargaan ini merupakan bentuk keberhasilan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Prov. Jatim dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketentraman masyarakat di wilayah Jatim. Tim Terpadu yang dinahkodai oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, bersama-sama dengan Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim, Kajati Jatim, Kabinda Jatim, Para Ulama, Tokoh Agama dan elemen masyarakat, dan dengan kekuatan sinergitas dan kebersamaam yang telah dibangun selama ini, mampu mewujudkan Tim Terpadu yang kuat dan solid.

    Soliditas dan strong partnership, telah diwujudkan dalam percepatan penanganan Covid-19 di Jatim.

    Sinergitas wilayah Gerbangkertosusila dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan nasional, sangat ditentukan prioritas pembangunan dan prioritas pemilihan sekaligus kebangkitan ekonomi dengan kerja extraordinary secara profesional dan terukur, sehingga akan menghasilkan pendataan cepat, tepat, akurat dan detail.

    Kinerja profesional di atas, wajib dilakukan dengan transparan, kredibel, dan akuntabel dengan harapan menjadi harapan serta semangat masyarakat bersama-sama membangkitkan ekonomi menuju sejahtera, adil dan makmur. (*)

    Reporter :
    Penulis : Djoko Tetuko
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan