H. Djoko Tetuko Abdul Latief

Oleh Djoko Ttetuko – Pemimpin Redaksi WartaTransparansi

Masyarakat Jawa dan Bali sesuai dengan ketentuan dari pemerintah mulai Senin (11/1/2021) menjalani kehidupan dengan model pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Senin (11/1/2021) juga persiapan mematangkan rencana vaksinasi secara masaal nasional di 34 provinsi pada Kamis (14/1/2021) jika tidak ada perubahan atau keputusan mendadak maju atau mundur.

Mulai Januari 2021 semua sektor ekonomi dari mikro sampai makro, dari Import sampai eksport diminta melakukan evaluasi bersama dengan kajian sangat mendalam dan profesional, memulihkan ekonomi nasional setelah kontraksi ekonomi hingga akhir tahun 2020.

Melakukan pekerjaan super berat pada waktu hampir bersamaan tidaklah mudah. Apalagi situasi dan kondisi ekonomi setelah “terpapar” Corona masih belum mampu pulih secara normal.

Oleh karena itu, pelaksanaan PPKM
Jawa Bali, 11-25 Januari 2021, khusus untuk Surabaya Raya dan Malang Raya dengan model menyesuaikan potensi dan kebijakan lokal, wajib didukung semua pihak.

Kepolisian melakukan operasi yustisi dan kembali memperkuat Kampung Tangguh, wajib didukung semua pihak. Bahkan wajib ditingkatkan dalam mengantisipasi berbagai isu atau kabar merugikan.

Kalangan pengusaha dan pebisnis, memohon kebijakan tetap menjalankan roda ekonomi secara optimal. Dan berjanji melaksanakan dengan ketat protokol kesehatan, wajib didukung semua pihak.

Semua itu dalam rangka menjalankan program pemerintah, sebagaimana harapan
pemerintah pusat dengan memadukan kebijakan daerah secara bersama-sama melawan Covid-19 dan memulihkan ekonomi lokal, regional dan nasional, dan persiapan vaksinasi secara masaal nasional, dalam kebiasaan hidup normal baru.

Kampung Tangguh, Mall Tangguh, Pasar Tangguh, Sekolah/Madarah Tangguh, Perkantoran Tangguh, berbagai aktifitas rutin tangguh, menjadi harapan bersama menjalankan tiga program pemerintah secara bersama-sama dengan gotong royong.

Mengapa? Menjalankan pengendalian Covid-19 tidak mudah. Apalagi,
di tengah masa pandemi dengan PPKM, dan berjuang mengembalikan atau memulihkan ekonomi dengan target menjaga agar tidak sampai kontraksi ekonomi, juga bukan bekerjaan gampang.

Selain itu, peogram vaksinasi massal secara bergelombang dengan perkiraan sampai 15 bulan ke depan paling cepat, atau April 2022, membutuhkan kampanye positif dengan memadukan dan menyatukan semangat kebangsaan.

Berbicara semangat kebangsaan dengan mengedepankan semua kepentingan anak bangsa di atas berbagai kepentingan. Dan menyelamatkan jiwa, raga, dan Marwah anak bangsa dalam ekonomi, politik, sosial dan budaya lebih diutamakan daripada sekedar kepentingan pribadi maupun golongan.

Mari bersama-sama secara gotong royong melakukan tugas mulia dengan sekuat tenaga; mensukseskan PPKM Jawa Bali, mensukseskan persiapan proses vaksinasi massal nasional, mensukseskan pemulihan ekonomi dengan mematuhi protokol kesehatan. (*)