Rabu, 22 September 2021
33 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanDapat Dukungan Dari Kyai, Kapolres Siap Tertibkan Kelompok Intoleransi

    Dapat Dukungan Dari Kyai, Kapolres Siap Tertibkan Kelompok Intoleransi

    PASURUAN (Wartatransparansi.com) – Pasca ditetapkanya Ormas Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi terlarang oleh pihak Pemerintah Pusat melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 6 kementerian dan lembaga setingkat menteri.

    Selang satu hari setelah keluarnya maklumat Kapolri terkait pelarangan kegiatan FPI.

    Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mendapatkan dukungan moril dari jajaran pengurus wakil cabang Nadhatul Ulama PC NU Bangi dan pengasuh pondok pesantren diantaranya yaitu KH. Abdul Ghofur, Ketua MWC NU Kec Rembang, H. Azumil Ashari, Ketua MWC NU Kec Sukorejo, KH. M. Khozin, Ketua MWC NU Kec Gempol, H. Sutaji, Ketua MWC NU Kec Purwosari,Ustadz M.C. Khoiri, Ketua MWC NU Kec Purwodadi,KH. A. Suadi Bin Abu Amar Pengasuh Ponpes Ar-Roudhloh Desa Tambakrejo Kec Pasrepan, Ustadz Subkhan, Ketua PAC GP Ansor Kec Gempol,H. Edi Purwanto, Bendahara NPB PWNU Jawa Timur dan Abdul Yakub, PAC GP Ansor Kec Beji.

    Baca juga :  Kejari Kab.Pasuruan, Tak Ambil Pusing Warna Partainya

    Pada umumnya sembilan pemuka agama dari jajaran NU tersebut, mendukung langkah Polres Pasuruan dalam menindak tegas anggota atau simpatisan FPI yang memasang serta menggelar kegiatan di wilayah Kab.Pasuruan.

    Menurut Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan dalam sambutannya mengatakan,” saya ucapkam terima kasih atas dukungan moril dari jajaran NU Bangil bersama banomnya (Banser,Anshor).

    Polri pada khususnya Polres Pasuruan telah melakukan langkah sesuai petunjuk dan arahan petinggi Polri maupun mengawal kebijakan pemerintah pusat, dalam menertibkan semua yang berafiliasi ormas FPI di wilayah hukum Polres Pasuruan,” tegasnya.

    ” TNI-Polri bersama rakyat akan kuat menjaga keutuhan NKRI. Tak hanya FPI saja yang akan kami tertibkan dan ditindak tegas. Setiap orang atau kelompok yang menyebarkan ajaran radikalisme, inteloransi, anti pancasila dan NKRI baik secara langsung maupun melalui dunia maya (FB,IG,Twiter dan WAG) kami tangkap dan proses hukum,” pungkas Gus Rofiq sapaan akrab Kapolres Pasuruan. (*)

    Reporter : Henry Sulfianto
    Penulis :
    Editor : Amin Istighfarin
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan