Jumat, 19 Juli 2024
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanAktivis Pasuruan Minta Petinggi Pasuruan Jeli Plototi Kantong-kantong Deradikalisasi

    Aktivis Pasuruan Minta Petinggi Pasuruan Jeli Plototi Kantong-kantong Deradikalisasi

    PASURUAN (Warta Transparansi.com) – Carut marut permasalahan nasional yang terjadi akhir-akhir ini, terkait deradikalisasi dan intoleran kian hari semakin membuat jengah dimasyarakat.

    Tak terkecuali di wilayah Pasuruan, ini mencuat lantaran adanya 3 warga Kab.Pasuruan yang tertangkap pihak berwajib akibat postingan di dunia maya yakni melakukan pengancaman terhadap pejabat tinggi negara.

    Atas hal tersebut diatas, membuat sejumlah aktivis (LSM) di Pasuruan diantaranya Totok Abdurahnam Ketua Pasdewa, Lujeng Sudarto Direktur Pusaka, Sugito Garda Pantura dan Musa Abidin Ketua Sayap Rakyat membuat forum diskusi kecil di Taman Dayu Pandaan, Senin(21/12/2020) sebagai cikal bakal gerakan tolak paham deradikalisasi dan intoleran di Kab.Pasuruan.

    Seperti yang disampaikan oleh Lujeng Sudarto Direktur LSM Pusaka Pasuruan.

    Baca juga :  Makam Mbah Raden Loekodjoyo Diganti Habib Salim Bin Yahya, Warga Masangan-Bangil Geram

    Hari ini gerakan deradikalisasi dan intoleran atas nama agama telah mengganggu kehidupan bermasyarakat,tak terkecuali di Pasuruan,” tegasnya.

    Masih menurutnya, sebagai anak bangsa yang masih mempunyai jiwa nasionalisme dan pewaris negeri. Secara otomatis kami terusik dengan ini semua, untuk itu dalam waktu dekat ini kami sepakat akan meminta pihak Kepolisian utamanya Polres Pasuruan dan DPRD Kab.Pasuruan menggelar audensi.

    Artinya jangan sampai paham deradikalisasi dan intoleransi yang mengatasnamakan agama menguat atau tumbuh subur di wilayah Pasuruan. Perlu diketahui, dari sejumlah informasi serta kasat mata, bahwa di beberapa wilayah di Pasuruan ini sudah menjadi tempat tumbuh kembangnya paham tersebut,”beber Kang Lujeng sapaan akrab Direktur LSM Pusaka-Pasuruan.

    Baca juga :  Kampanye Gemarikan, Pj Ketua TP PKK Pasuruan Masak Siomay dan Nugget Ikan

    Hal senada juga disampaikan oleh Totok Abdurahman, sepakat dengan Kang Lujeng. Menurutnya, paham deradikalisasi dan intoleransi atau gerakan melawan negara harus segera di netralisir sedini mungkin sebelum menjadi besar khususnya di wilayah Pasuruan.

    Saat ini mereka (kelompok intoleransi) menurut data yang ada tampaknya sudah tumbuh subur di wilayah Pasuruan. “Kami meminta pihak Pemkab Pasuruan, DPRD dan Polres Pasuruan lebih waspada,” pungkas Ketua LSM Pasdewa.(hen)

    Reporter : Henry Sulfianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan