Rabu, 14 April 2021
28 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaSelama Pimpin Surabaya, Risma Bangun  573 Taman

    Selama Pimpin Surabaya, Risma Bangun  573 Taman

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Sepuluh tahun menjadi Wali Kota Surabaya, Rismaharini berhasil mengurangi polusi udara dan membangun 573 taman.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau () Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan, selama masa kepemimpinan Wali Kota Risma, Kota Surabaya semakin hijau dengan ada sebanyak 573 taman kota yang tersebar di berbagai titik di Kota Pahlawan.

    “Kalau luas total taman di seluruh Surabaya hingga tahun 2020 ini sudah mencapai 1.651,24 hektar,” Anna, Rabu (9/12/2020).

    Menurutnya, taman-taman yang dibangun oleh Wali Kota Risma bersama jajarannya itu berbeda-beda tema dan luasannya. Bahkan, ada taman yang merupakan bekas tempat pembuangan sampah (TPA) Keputih, yaitu Taman Harmoni yang terus dipercantik hingga saat ini.

    Baca juga :  8 Orang Meninggal dan 990 Rumah Penduduk Rusak Akibat Gempa M 6,7 Di Jatim

    “Taman yang berbeda-beda itu juga menjadi daya tarik tersendiri di Surabaya,” katanya.

    Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa luas ruang terbuka hijau (RTH) di Surabaya sudah mencapai 7.356,24 hektar atau 21,99 persen dari luas Kota Surabaya. Itu artinya, RTH publik di Surabaya  sudah di atas target minimal sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) PU nomor 05/PRT/M/2008 tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan.

    “Jadi, di masanya Bu Risma ini, RTH publik kita sudah di atas target minimal, karena memang semua lahan yang bisa dimanfaatkan, kita gunakan untuk RTH. Bisa dilihat di Surabaya ini hijau,” tegasnya.

    Di samping itu, Anna juga menjelaskan bahwa di Surabaya terus disempurnakan. Saat ini sudah ada sebanyak 533 bank sampah dan telah menyalurkan tiap kampung 10 ribu magot untuk 500 kampung SSC (Surabaya Smart City) 2020, guna pengurangan sampah rumah tangga.

    Baca juga :  Pemkot Keluarkan SE, Ada Dua Panduan Wajib Diperhatikan Warga Surabaya

    Bahkan, ada pula 8 lokasi Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) 3R (Reduce, Reuse, Recyle) di beberapa tempat di Surabaya, ada pula 28 rumah kompos di berbagai titik di Surabaya. “Pengelolaan sampah di Surabaya juga sudah bisa menghasilkan listrik di PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) Benowo,” ujarnya.

    Yang paling penting juga, lanjut dia, kampung-kampung di Surabaya juga diajari cara mengolah sampah, sehingga sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) Benowo tidak terlalu banyak meski pertumbuhan penduduk semakin meningkat.

    “Makanya di Surabaya persoalan sampah relatif bisa dikendalikan,” tukasnya. (wt)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    Komentar

    guest
    0 Komentar
    Inline Feedbacks
    View all comments

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan