Jumat, 19 Juli 2024
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanPeserta Seleksi Ujian Perangkat Desa Pojok Ajukan Keberatan

    Peserta Seleksi Ujian Perangkat Desa Pojok Ajukan Keberatan

    MAGETAN (WartaTransparansi.com) – Ujian perangkat desa, Desa Pojok, Magetan telah dilaksanakan pada hari Minggu (11/10) yang diikuti oleh 14 calon dengan dua formasi 4 calon merebutkan Kaur Keuangan dan 10 peserta merebutkan Sekretaris Desa.  Dari Hasil test tulis dengan CAT

    Dari hasil seleksi perangkat di Desa Pojok menyisakan masalah terbukti ada beberapa peserta yang mengajukan keberatan atas berbagai hal terkait pelaksanaan seleksi.

    Edy Perantauan Cahaya salah satu peserta seleksi yang mengajukan keberatan mengatakan ada beberapa item diantaranya ada pihak lain yang masuk ke ruang karantina pembuat naskah ujian.”Ada yang masuk ruangan karantina di luar tim perumus soal,”ujar Edy.

    Dugaan yang masuk ruangan karantina penyus soal adalah Ketua BPD Tukimun. Hal ini dibuktikan dengan photo yang beredar di masyarakat. Padahal Dalam Tatib jelas disebutkan selain Tim penyusun naskah ujian dan operator dilarang masuk tempat penyusunan naskah ujian.

    Baca juga :  Jika Ada Pelanggaran Pembangunan Saluran di Tambah Mas, LSM Magetan Ancam Bawa ke Ranah Hukum

    Foto dugaan Tukimun diruangan penyusun naskah soal ini sudah beredar luas baik di kalangan intern panitia dan masyarakat desa.

    Hal ini dibenarkan beberapa peserta ujian lain, berdasarkan photo yang beredar di masyarakat desa Pojok. Dalam photo jelas terlihat Diduga Ketua BPD dalam ruangan penyusunan naskah jam 07.42,padahal pada jam tersebut masih dalam masa karantina penyusun naskah ujian.

    Dan secara kebetulan dari hasil ujian CAT peraih nilai tertinggi Aji Gesang Jati tidak lain Anak dari Tukimun. Selaian itu ada beberapa keberatan yang diajukan  peserta ujian.”Keberatan akan kami kirim besok Senin kepada Panitia pembentukan perangkat,” ujar Edy dan beberapa peserta ujian lain.

    Baca juga :  Hergunadi Ajukan Pengunduran Diri Dari Jabatan PJ Bupati Magetan

    Kami keberatan atas proses seleksi ini ditindaklanjuti dan apabila terbukti kami seluruh peserta menuntut membatalkan hasil ujian dan dilakukan ujian ulang.

    Hal senada disampaikan Rasimin Hadi Susilo Koordinator Formel Magetan.”Kami akan dampingi peserta seleksi yang mengajukan keberatan,” tegas Rasimin.

    Semua harus berjalan sesuai aturan sehingga masyarakat tidak merasa dibohongi.Sampai berita ini diturunkan baik Tukimun aupun panitia seleksi belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi(rud/sal)

    Reporter : Rudy/Faisal

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan