Kamis, 13 Juni 2024
31 C
Surabaya
More
    LapsusMenuju Pilpres 2024Sutjipto J Angga Berharap Dapat Rekom PDIP Karena Ikut Mengawal Partai

    Sutjipto J Angga Berharap Dapat Rekom PDIP Karena Ikut Mengawal Partai

    SURABAYA (WartaTrasparansi.com) – Sutjipto Joe Angga mengaku tidak ragu dan sangat optimis akan diusung oleh PDI Perjuangan sebagai calon walikota Surabaya pada Pemilihan Walikota Surabaya (Pilwali) Desember mendatang.

    Rasa optimisme itu setelah melihat perkembangan dan dinamika politik diinternal partai. “Semua sudah ditangan Ibu Mega (Megawatie Soekarno Putri) dan tinggal menunggu hari baik rekom keluar. Saya sangat siap dan poisisi saya sedang menunggu keluarnya rekom itu,” tandasnya kepada WartaTransparansi.com, Kamis (27/8/2020).

    Sutjipto Joe Angga tidak kali ini saja mencalonkan diri sebagai walikota. Pada Pilwali sebelumnya, Angga, panggilan akrapnya juga ikut meramaikan perebutan L-1, hanya saja keterlibatannya pada saat itu hanya ingin mengawal saja agar PDIP menang di Pilwali. Ini adalah terakhir kali nyalon melalui jalur partai.

    Angga akan berpasangan dengan Lia Isthifama, putri dari Kiai Masykur Hasyim, tokoh politik Jawa Timur sekaligus keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Lia, juga pengurus Fatayat NU Jawa Timur.

    Angga mengaku berteman dengan Lia sudah setahun lalu dan komunikasi sangat inten. Jika merujuk latar belakang Bu Lia, maka unsur nasionalis relegius sudah memenuhi. Juga unsur internal dan ekternal atau ekternal – internal. Bedanya hanya saya tidak masuk di struktural saja.Tapi semua teman teman PDI Perjuangan mulai DPP sampai DPC tau semua kiprah saya. “Setidaknya saya ikut membantu membesarkan partai ini,” ucap Angga.

    Angga adalah sosok yang energik. Pengusaha yang sukses, aktif diberbagai organisasi sosial kemasyarakatan dan olaraga, juga pendidikan sejak muda. Namun Angga jarang tampil didepan. Ia lebih banyak dibelakang layar.

    Karena hubungan dekat dengan PDI Perjuangan itupula, ketika nanti benar benar dipercaya oleh Bu Mega, kata Angga, saya tinggal mengawal dan mengamankan saja. Karena jiwa saya sesungguhnya sudah merah.  (min)

    Reporter : Amin Istighfarin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan