Komisi lV DPR : Bilang Akan Kurangi Impor, Tapi Prakteknya Malah Tidak Ada Pembatasan

Komisi lV DPR : Bilang Akan Kurangi Impor, Tapi Prakteknya Malah Tidak Ada Pembatasan
Ketua Komisi IV DPR RI Sudin saat agenda Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri Pertanian di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (25/8/2020)

JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Ketua Komisi IV DPR RI Sudin menyatakan persetujuannya atas pernyataan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang akan mengurangi impor.

Namun Sudin juga mengkritik pernyataan tersebut, karena ternyata implementasinya di lapangan justru tidak seperti yang diharapkan. Seperti Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) bawang putih, hingga saat ini masih belum dibatasi.

“Hari ini, RPIH Bawang Putih masih satu juta ton lebih, kenapa tidak dibatasi. Kebutuhan kita berapa. Contoh, 500 ribu, lalu yang diproduksi di dalam negeri misalkan 100 ribu, artinya cukup 400 ribu saja yang diimpor. Tetapi kita harus yakin dahulu apakah produksi kita mencapai 100 ribu.

Kalau memang yakin, maka setop dan infokan kepada semua importir. Dan sampai hari ini saya belum mendapat laporan tentang wajib tanam,” tandas Sudin dalam agenda Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri Pertanian di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengatakan bahwa ada optimisme dari pemerintah dalam menghadapi Covid-19 ini. Dikatakannya, bidang pertanian adalah garda terdepan yang mampu menyelamatkan bangsa ini.