Gubernur Khofifah ketika memberikan kerangan pers. (foto/dok)

SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Lebaran 1441 H penmabahan pasien positif berdasarkan data di Posko Gugus tugas Covid-19 Pemprov Jawa Timur tidak terlalu signifikan.

Namun ini tetap harus diwaspadai pasca lebaran tersebut. Hari ini hanya ada penambahan 74 orang terajangkit virus corona. Jumlah totalnya menjadi 3.642 pasien positif.

Berdasaran laporan 38 kabupaten/kota di Jawa Timur mereka dengan status PDP dari angka 5561 hari ini naik menjadi 5682 dan yang berstatus ODP justru turun dari 23.642 menjadi 23.635 orang.

Pasien sembuh ada 24 orang dimana 1 berasal dari Kota Madiun, 2 dari Kabupaten Madiun, 4 dari Kabupaten Lamongan dan 17 dari pasien kabupaten Probolinggo. Total yang sembuh hingga hari ini ada 488 orang atau setara 13,43 persen.

Dalam laporan itu juga menyebutkan pasien positif untk kota Surabayang yang akan memasuki berakhirnya PSBB tahap ll asih cukup tinggi. Tercatat 1.975,  penambahahan pasien positif ada 48 orang, pasien sembuh 179 dan hari ini ada tiga warga Surabaya yang meninggal duni karena Covid-19.

Dibawah Surabaya yakni Sidoarjo dengan jumlah kasus positif 503 orang, penambahan 6 orang, sembuh 21 dan meninggal 1 orang. Lalu Gresik dengan jumlah psien positif sebanyaak 126, hari ini Gresik zero sembuh dan meninggal.

Kemudian pasien yang terkonfirmasi meninggal hari ini ada 9 orang dimana Sidoarjo asing-masing 1 dari Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Magetan dan Kabupaten Bojonegoro, lalu 2 dari Kabupaten Lamongan dan 3 dari Kota Surabaya. Total yang meninggal ada 294 orang atau setara 8,07 persen.

Untuk kasus baru sebanyak 74 orang positif diantaranya masing-masing 1 dari Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Jember, Kabupaten Ponorogo, Kota Probolinggo dan Kabupaten Banyuwangi.

Kemudian masing-masing 2 berasal dari Kabupaten Kediri dan Kabupaten Pasuruan, 6 dari Kabupaten Sidoarjo, 7 dari Anak Buah Kapal (ABK) dan 48 dari Kota Surabaya. (min)