Ketua PPM Jatim Dra. Hj. Endang Sulastuti, MIP : Harus Rela Berkorban Untuk Bangsa & Negara

Peringatan Hari Pahlawan

Ketua PPM Jatim Dra. Hj. Endang Sulastuti, MIP : Harus Rela Berkorban Untuk Bangsa & Negara
Dra. Hj. Endang Sulastuti, MIP, Ketua Mada PPM Jatim (tengah), Sekretaris PPM Drs Meulila Osman (kanan) dan DR. Fajar Budianto, SH, MH.

Eranya sudah berbeda. Dulu penjajah, kita lawan melalui konfrontasi fisik. Namun sekarang melalui teknologi, era digitalisasi. Lewatnya ekonomi, sosial budaya dan politik. NKRI harus dijaga dengan penuh kewaspadaan. Faktanya Papua selalu saja di gesek gesek.

Bagaimana caranya menanamkan nilai nilai Kepahlawanan itu ?

Ada tiga tahap yang harus di lalui. (1) Disinilah akan muncul rasa nasionalisme dan patriotisme disetiap sanubari sebagai warga negara Indonesia. (2) Meneladani sikap dan prilaku para pejuang. Nah disinilah ketika telah mendalami nilai nilai sejarah perjuangan bangsa akan menjadi sebuah sikap dan prilaku para pejuang itu ada didalam sanubari generasi muda. Ini akan menumbuhkan rasa kebanggaan bangsa dan negara dalam wadah NKRI. (3) Mampu mengimplementasikan dalam suasana saat sekarng ini. Dengan demikian tidak ada rasa terkekang bahwa apa yang menjadi nilai nilai cinta anah air dan cinta bangsa akan melekat didalam sanubari sebagai generasi muda.

Dengan demikian bahwa generasi muda merasa bangga menjadi anak Indonesia. Dan dengan bangga menjadi anak Indonesia, maka generasi muda akan mencurahkan seluruh kemampuannya untuk membangun Bangsa Indonesia yang kita cintai ini.

Inilah perwujudan dari semangat nasionalisme dan patriotisme pada era perjuangan dan era kemerdekaan. Jadi nasionalisme itu adalah rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara seperti yang dilakukan oleh para pejuang kita terdahulu serta turuf aktif dalam pembangunan nasional. (min)