Yuli Andriyani Ngaku Tidak Tertarik Ikut Pilwali Surabaya

Kaget Namanya Muncul di Media

50
  • Amin Istighfarin
Yuli Andriyani menyampaikan terimakasih ada kelompok masyarakat mendorong maju pilwali Surabaya 2020. Namun ia mengaku tidak tertarik dan kaget ketika namanya muncul di media. (Wartatransparansi/Amin Istighfarin)

SURABAYA – Yuli Andriyani, bendahara DPD l Partai Golkar Provinsi Jawa Timur mengaku kaget tiba tiba saja namanya muncul dalam bursa calon Walikota Surabaya pada Pilkada serentak September tahun 2020 akan datang.

Terimakasih ada kelompok masyarakat yang memberikan perhatian  dan mendorong saya maju Pilwali Kota Surabaya. Itu adalah bentuk penghargaan  masyarakat pada kader Golkar.

Namun ia mengaku betul betul kaget namanya muncul di media. Sayangnya, hingga detik ini tidak terbetik sedikitpun maju pilwali Surabaya, ungkap Yuli Andriayani ketika di hubungi Wartatransparansi.com, Rabu (28/8/2019) malam.

“Saya sangat hormat ada kelompok masyarakat yang simpati dengan saya. Saya apresiasi itu.  Namun pemberitaan itu membuat saya kurang nyaman,” tandas  Yuli Andriyani.

Nama Yuli Andriyani muncul dalam media online edisi Rabu (28/8/2019) dengan judul Ketua Umum FPN : Kader Muda Golkar “Yuli” Sangat Berpeluang Menggantikan Risma.

Menjawab petanyaan bagaimana jika partai memerintahkan untuk maju Pilkada/Pilwali Kota Surabaya, Yuli mengaku tetap akan menolak karena memang tidak ada niatan kesana.(min)