Surabaya – Pencoblosan pemilu serentak 2019 tinggal beberapa hari lagi ini (17 April 2019). Namun, masih saja ada warga yang belum mengetahui hari pencoblosan, berikut cara nyoblos calon-calon wakil rakyatnya. Kondisi tersebut membuktikan bahwa masih lemahnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak penyelenggara pemilu.
“Itu kondisi riil yang kerap saya temukan ketika blusukan ke kampung-kampung di Sidoarjo mau pun Surabaya,” kata Caleg DPR RI Dapil 1 (Surabaya-Sidoarjo) dari Partai Golkar, Andi Budi Sulistijanto, Senin (8/4/2019).
Seharian kemarin (Minggu 7/4//2019), caleg nomor urut dua ini, memiliki jadwal blusukan yang cukup padat. Sejak pagi, Andi Budi sudah menyapa masyarakat yang ada di wilayah Sawahan Baru, melakukan peresmian taman kampung, dan hingga pukul 12.00 WIB, menyosialisasikan cara mencoblos di Balai RW.
“Jadi, sebagai caleg, tugas kita tak hanya memperkenalkan diri, tetapi juga ikut membantu menyosialisasikan parpol hingga cara nyoblos, sehingga penyelengaraan pemilu tahun ini bisa berjalan sukses. Kalau mereka (masyarakat) tidak diberi informasi bisa kesulitan nanti. Apalagi ada lima surat suara yang ukurannya lumayan lebar,” imbuhnya.
Usai sosialisasi di Balai RW, Andi Budi bergeser untuk mengikuti kampanye akbar Partai Golkar di gedung DBL Jalan A. Yani. Di acara ini, ribuan kader Golkar hadir. Termasuk Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang dalam sambutannya menekankan target dua kursi DPR RI di setiap daerah pemilihan (dapil) pada Pileg 2019. Target tersebut harus tercapai karena partai berlambang beringin membidik seratus kursi di DPR RI.





