Gubernur Ajak IWAPI Turunkan Angka Kemiskinan di Jatim

Gubernur Ajak IWAPI Turunkan Angka Kemiskinan di Jatim

“Bila ini dibiarkan, mereka yang ada di pedesaan bisa menjadi buruh migran yang tidak terlatih terutama di negara-negara seperti Hongkong dan Taiwan. Beberapa daerah salah satunya Kab. Probolinggo disparitas pendidikan laki dan perempuan juga masih tinggi,” katanya.

Dengan memperbaiki kualitas pendidikan, lanjutnya, maka angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jatim juga akan meningkat. Apalagi menurutnya saat ini sudah masuk pada era revolusi industri 4.0, sehingga semua orang diharapkan mampu meningkatkan daya saing.

Dirinya bertekad, akan berupaya untuk menaikkan angka IPM Jatim di atas rata-rata nasional dalam kurun tiga tahun ke depan.

Di khir sambutannya, Gubernur Khofifah berharap agar IWAPI dapat terus memberikan dedikasi terbaiknya bagi Jatim, terutama dalam penguatan ekonomi digital.

“Pemberdayaan ekonomi dan perkembangan teknologi saling terkait, sehingga saat ini sebagian besar penjualan pun sudah secara online. Jadi kita harus ikut hadir menjadi bagian yang menyiapkan agar pertumbuhan ekonomi bisa lebih seimbang, terutama di era digital saat ini,” katanya sembari menambahkan hal ini sejalan dengan program Nawa Bhakti Satya yang diusungnya.(min)