Selasa, 16 April 2024
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSumenepLembaga Yang Manipulasi Data Siswa Akan Menjadi Urusan Negara

    Lembaga Yang Manipulasi Data Siswa Akan Menjadi Urusan Negara

    Sumenep – Kementrian Agama (Kemenag) kab. Sumenep melalui Kasi Pendma, Muhammad Tawil, mengakui belakangan sering mendapat laporan terkait mark up data. Karena itu, kantor Kemenag Sumenep akan pro aktif dalam melakukan pengawasan
    dan sosialisasi di internal lembaga yang bernaung di bawah kementrian agama.

    Saat ini pihak kementrian Agama mensosialisasikan program Si BOS pintar 2019 dengan tujuan dapat mengakses data siswa agar tidak terjadi double counting di lembaga pendidikan swasta. Jadi jika program itu berjalam maka kemungkinan terjadinya mark up siswa di lembaga bisa terkurangi. tegasnya Kamis (1/11/2018).

    Sebab kita (kemenag) sepertinya terlalu sadis jika harus mengeluarkan izin lembaga, mengingat lembaga swasta ini didirikan oleh masyarakat dan untuk masyarakat, jadi mark up yang dilakukan itu hanya untuk mendapatkan dana bos, maka pihak lembaga harus mengembalikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) selama penerimaan bantuan bos. Urainya

    Selain itu pihaknya mengatakan, jika ada kepala yang bermain-main dengan data siswa hanya untuk kepentingan Bos saja maka pihak kementrian agama (Kemenag) akan memanggil kepala sekolah untuk di mintai pertanggungjawaban. Kata dia, ada banyak lembaga yang mengembalikan, karena terbukti melakukan pungutan dana Bos dan tidak sesuai dengan data yang sebenarnya. Pungkasnya (sal)

    Editor : Sabarudin

    Redaktur : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan