Lombok Barat – Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bantuan sosial tanggap darurat untuk korban gempa bumi di Pulau Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat senilai Rp1,25 triliun.
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasamita, di Lombok Barat, Sabtu malam menyebutkan bansos triliunan rupiah tersebut terdiri atas bantuan logistik, santunan ahli waris, uang duka untuk relawan yang gugur dalam penangganan korban bencana gempa.
Selain itu, santunan paket kebutuhan pokok beras reguler, peralatan dapur keluarga, bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan nontunai.
“Seluruh upaya tersebut merupakan perwujudan hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dan jaminan sosial kepada rakyat yang tertimpa bencana,” kata Agus yang dilantik sebagai Menteri Sosial oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (24/8), menggantikan Idrus Marham.
Ia mengatakan sejak gempa mengguncang NTB pada 29 Juli, pihaknya telah melakukan langkah-langkah tanggap darurat meliputi pemenuhan kebutuhan dasar yang terdiri atas pemenuhan tempat tinggal sementara, pemenuhan kebutuhan permakanan.
Selain itu, pengerahan tim penanganan terpadu untuk proses pendampingan dan verifikasi data sampai masa tanggap darurat berakhir, serta penyerahan santunan bagi ahli waris korban meninggal.
Dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara, lanjut Agus, telah terdistribusi sebanyak 1.519 tenda gulung, tenda keluarga, dan tenda serbaguna.
Sementara untuk tambahan bantuan penyediaan shelter, Kemensos mengaktifkan klaster nasional pengungsian.