Kemensos Salurkan Bansos Gempa Lombok Rp1,25 Triliun

Kemensos Salurkan Bansos Gempa Lombok Rp1,25 Triliun
Relawan tengah mendistribusikan dan mengajari penggunaan filter air kepada pengungsi korban gempa 7 Skala Richter (SR) di Desa Senaru, Lombok Utara.

Untuk pemenuhan kebutuhan makanan pemerintah provinsi dapat mengeluarkan cadangan beras pemerintah hingga 200 ton dan tiap kabupaten dapat mengeluarkan 100 ton dari gudang Perum Badan Urusan Logistik.

“Kemensos juga menyalurkan sembako berupa beras dan lauk pauk sebanyak 21.000 paket dan 1.000 paket peralatan dapur keluarga,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Antara

Dalam masa tanggap darurat yang berakhir 25 Agustus, kata dia, pemerintah secara bertahap menyalurkan santunan ahli waris korban meninggal untuk 563 orang dengan nilai total Rp8,34 miliar.

Selain korban jiwa, Data Dinas Sosial NTB dan Posko Induk hingga 25 Agustus, tercatat sebanyak 1.116 orang mengalami luka berat/rawat inap, 71.937 rumah rusak dan 417.529 jiwa mengungsi.

“Mereka yang berada di pengungsian diberikan layanan pemulihan sosial, meliputi layanan dukungan psikososial, perlindungan sosial berkelanjutan, dan pengerahan taruna siaga bencana serta pendamping PKH,” ucap Mensos Agus.

Menteri dari Partai Golkar ini mengatakan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, agar korban bencana harus mendapat prioritas utama, maka kemensos akan terus memberikan pendampingan dan dukungan penuh kepada Pemerintah Provinsi NTB untuk melaksanakan proses rehabilitasi sosial pascagempa.

“Dengan semangat gotong royong, rela berkorban, dan bekerja ikhlas tuntas, saya mengajak semua pihak bersama-sama turun tangan membantu saudara-saudara kita di NTB, agar bangkit kembali menata hidup dan masa depan,” kata Agus.(sam)