Ahmad Riyadh UB PhD : Jangan Kaget Kalau Sepakbola Jatim Absen di PON

Ahmad Riyadh UB PhD : Jangan Kaget Kalau Sepakbola Jatim Absen di PON
foto: Ahmad Riyadh, UB, PhD

SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Ketua Umum Asosiasi PSSI Provinsi Jawa Timur, pada akhir sambutan pada pengantar Kongres Tahunan Biasa (Ordinary Congress) 2023 menyatakan bahwa Kontingen PON XXI Aceh-Sumut 2024, jangan kaget kalau tidak ada Tim Sepakbola.

“Jangan kaget kalau sepakbola Jatim absen di PON Aceh-Sumut. Ini saya laporkan ke Kongres ini karena anggaran dari KONI setelah pertemuan dengan wakil PSSI, hanya memberi anggaran 20-25 persen dibanding PON Papua lalu,” katanya, Rabu (14/6/2023).

Riyadh secara khusus menjelaskan, sesuai dengan surat kepada KONI Jatim dengan tembusan termasuk kepada Gubernur, bahwa pada PON Papua pelatih menjabat kontrak setahun Rp 300 juta atau setiap bulan Rp 25 juta, tetapi sekarang turun menjadi setiap bulan Rp 5 juta.

Itu pun belum dipotong pajak dan lain lain. Sementara jatah anggaran pemain sekarang hanya Rp 1 juta termasuk makan dan belum dipotong pajak, atau hanya 1/3 dibanding PON Papua Rp 3 juta setiap bulan sudah termasuk pajak.

“Pada PON Papua saja, pengurus bersama yang lain sudah memberi tambahan biaya dari persiapan Rp 2 miliar,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Riyadh, hasil rapat dengan Exco PSSI Jatim menyatakan sangat keberatan menyiapkan tim dengan haraoan prestasi terbaik, sementara anggaran semakin minim bahkan tidak manusiawi.