“Kecuali kalau ada pernyataan bahwa memang Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui ibu Gubernur tidak mampu membiayai karena tidak punya anggaran. Baru nanti dipikirkan,” tandas Riyadh.
Bersama sama
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak dalam sambutan secara terbuka menyatakan bahwa semangat Jawa Timur lebih baik dan lebih baik. “
Jadi semangat kita lebih baik dan lebih baik, upaya kolektif bersama sama menyelesaikan permasalahan,” katanya.
Tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan, menurut Emil, jika bahu membahu untuk meraih prestasi sepakbola Jatim lebih baik lagi.
Exco PSSI Jatim Cholid Ghoromah menunggu atensi dari Wakil Gubernur untuk menyelesaikan masalah kesebalan PON Jatim ke depan.
Pelatih lisensi A-Pro Muhammad Zen Al Hadad, meminta kerja sama yang baik dan lebih baik, pemerintah bersama insan sepakbola dan KONI, supaya tidak sampai terjadi absen mengirim tim sepabola para kualifikasi PON Afan PON Aceh-Sumut mendatang. (*)





