Selasa, 21 Mei 2024
26 C
Surabaya
More
    OlahragaAhmad Riyadh UB PhD : Jangan Kaget Kalau Sepakbola Jatim Absen di...

    Ahmad Riyadh UB PhD : Jangan Kaget Kalau Sepakbola Jatim Absen di PON

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Ketua Umum Asosiasi PSSI Provinsi Jawa Timur, pada akhir sambutan pada pengantar Kongres Tahunan Biasa (Ordinary Congress) 2023 menyatakan bahwa Kontingen PON XXI Aceh-Sumut 2024, jangan kaget kalau tidak ada Tim Sepakbola.

    “Jangan kaget kalau sepakbola Jatim absen di PON Aceh-Sumut. Ini saya laporkan ke Kongres ini karena anggaran dari KONI setelah pertemuan dengan wakil PSSI, hanya memberi anggaran 20-25 persen dibanding PON Papua lalu,” katanya, Rabu (14/6/2023).

    Riyadh secara khusus menjelaskan, sesuai dengan surat kepada KONI Jatim dengan tembusan termasuk kepada Gubernur, bahwa pada PON Papua pelatih menjabat kontrak setahun Rp 300 juta atau setiap bulan Rp 25 juta, tetapi sekarang turun menjadi setiap bulan Rp 5 juta.

    Baca juga :  Kejurda Tarung Bebas Indonesia Meriahkan HJKS di Gelora Pancasila Surabaya

    Itu pun belum dipotong pajak dan lain lain. Sementara jatah anggaran pemain sekarang hanya Rp 1 juta termasuk makan dan belum dipotong pajak, atau hanya 1/3 dibanding PON Papua Rp 3 juta setiap bulan sudah termasuk pajak.

    “Pada PON Papua saja, pengurus bersama yang lain sudah memberi tambahan biaya dari persiapan Rp 2 miliar,” ujarnya.

    Oleh karena itu, menurut Riyadh, hasil rapat dengan Exco PSSI Jatim menyatakan sangat keberatan menyiapkan tim dengan haraoan prestasi terbaik, sementara anggaran semakin minim bahkan tidak manusiawi.

    “Kecuali kalau ada pernyataan bahwa memang Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui ibu Gubernur tidak mampu membiayai karena tidak punya anggaran. Baru nanti dipikirkan,” tandas Riyadh.

    Baca juga :  Kejurda Tarung Bebas Indonesia Meriahkan HJKS di Gelora Pancasila Surabaya

    Bersama sama

    Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak dalam sambutan secara terbuka menyatakan bahwa semangat Jawa Timur lebih baik dan lebih baik. “
    Jadi semangat kita lebih baik dan lebih baik, upaya kolektif bersama sama menyelesaikan permasalahan,” katanya.

    Tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan, menurut Emil, jika bahu membahu untuk meraih prestasi sepakbola Jatim lebih baik lagi.

    Exco PSSI Jatim Cholid Ghoromah menunggu atensi dari Wakil Gubernur untuk menyelesaikan masalah kesebalan PON Jatim ke depan.

    Pelatih lisensi A-Pro Muhammad Zen Al Hadad, meminta kerja sama yang baik dan lebih baik, pemerintah bersama insan sepakbola dan KONI, supaya tidak sampai terjadi absen mengirim tim sepabola para kualifikasi PON Afan PON Aceh-Sumut mendatang. (*)

    Reporter : Djoko Tetuko

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan