Warga Resahkan Dampak Pembuangan Limbah RSUD Blambangan

Warga Resahkan Dampak Pembuangan Limbah RSUD Blambangan
Ket foto : Kabid peninjauan Faiz Fadholi Ketika dikonfirmasi beberapa awak media di ruang kerjanya.

BANYUWANGI – Pembuangan limbah cair yang berasal dari RSUD Blambangan dikeluhkan warga Kelurahan Singonegaran, kecamatan/ kabupaten Banyuwangi.

Pasalnya, cairan limbah tersebut mencemari lingkungan setempat dan limbah cair yang diduga masih mengandung racun berbahaya itu hasil aktifitas kesehatan rumah sakit tersebut.

Warga yang berada di lingkungan sekitar RSUD Blambangan mengeluhkan dampak dari limbah medis RSUD Blambangan. Salah satu warga yang enggan disebut namanya mengatakan dampak dari pembuangan limbah disungai yang terkadang menyebabkan sumur di rumahnya berbau obat.

“Ya kalau bau obat itu sih kadang-kadang muncul cuman itukan di sungai kita kan tidak terasa hari ini dampaknya dilihat aja itu dari pembuangan limbah yang di sungai kelihatan berbusa dan ini saya coba ambil air dari pancoran pembuangan limbah saya tampung di bak dan saya kasih ikan lele, kalau tidak ada apa apanya ikan lele itu akan bertahan ternyata lele itu kulitnya melepuh lalu mengelupas dan tidak lama mati. coba kalau kayak gitu apa kita gak takut mas,” bebernya pada awak media.

Atas temuan tersebut, beberapa awak media mencoba konfirmasi pihak RSUD Blambangan dan ditemui oleh kepala bidang penunjang Faiz Fadholi, S.kep. Selasa (04/02/2020) Siang.