Prabowo datang ke istana pada pukul 16.15 WIB didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo. Dikabarkan bahwa Prabowo bakal masuk menjadi salah satu Menteri.
Mantan Danjen Kopassus itu mengenakan kemeja putih lengan panjang. Kemeja putih adalah pakaian yang biasa dikenakan Presiden Joko Widodo dan para menteri Kabinet Kerja jilid I.
Prabowo merupakan anak begawan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo. Karier militer pria kelahiran Jakarta, 17 Oktober 1951 tersebut cemerlang di masa Orde Baru. Namun tumbang, bersamaan dengan tumbangnya rezim.
Berbagai misi telah dilaksanakan Prabowo dalam karir militernya, hingga ia memperoleh sejumlah penghargaan di antaranya: Satya Lencana Kesetiaan XVI, Satya Lencana Seroja Ulangan-III, Satya Lencana Raksaka Dharma, Satya Lencana Dwija Sistha, Satya Lencana Wira Karya, The First Class The Padin Medal Ops Honor dari Pemerintah Kamboja dan Bintang Yudha Dharma Naraya.
Prabowo juga diketahui sukses melakukan operasi pembebaan sandera di Mapenduma, Papua.
Pensiun dari militer, dia Prabowo memilih aktif dunia politik dan juga membangun bisnisnya. Prabowo sempat mengikuti konvensi calon presiden Partai Golkar pada 2004, namun kalah.
Keluar dari Partai Golkar, Prabowo mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada 2008 yang digunakan sebagai kendaraan politiknya hingga saat ini.
Meski selalu berkompetisi dengan Jokowi, Prabowo menyebut hubungan dengan Jokowi sangat mesra. Hal itu dikonfirmasi benar oleh Jokowi. Menurut Prabowo, dirinya dengan Jokowi harus bersatu dalam urusan bangsa dan negara.
Diplomasi Kuda
Masih teringat bahwa ada adegan ikonik kala 2016 lalu, Jokowi bersama Prabowo naik kuda bersebelahan di kediaman Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Saat itu, Jokowi mendatangi Prabowo untuk bersilaturahim.
Dalam pertemuan itu, Prabowo dan Jokowi tak ragu menunjukan kedekatan. Dua tahun sebelumnya, usai Pemilu 2014, Jokowi pernah meminta diajari berkuda oleh Prabowo.
Berkuda bersama saat itu menjadi bukti hubungan baik antartokoh yang memiliki pendukung loyalnya masing-masing. Meski kedua tokoh memiliki hubungan baik, namun tak jarang perseteruan berujung konflik justru muncul dari para pendukungnya.
Prabowo dan Jokowi selalu menunjukkan persatuan adalah yang lebih utama dan jangan sampai ada yang mau memecah belah bangsa.
“Jangan sampai ada unsur yang mau memecah belah bangsa. Kita negara majemuk, banyak suku, agama dan ras. Kalau ada masalah, kita selesaikan dengan sejuk dan damai,” ucap Prabowo.





