Pelatihan yang digelar selama 4 hari, mulai Kamis – Minggu (3 – 6/10/2019) ini diikuti puluhan santri. Pelatihan ini dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka, Gati Wibawaningsih.
Gati menjelaskan pelatihan ini adalah bagian dari program besar pemerintah pusat dalam mencetak banyak wirausaha muda di Indonesia.
“Di tahun 2030, kami ingin menjadikan Indonesia sebagai negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Untuk mewujudkan itu, syaratnya 4 persen dari penduduknya harus berwirausaha. Untuk itu, kami rutin melibatkan pelajar dan para santri untuk menjadi entrepreneur,” kata Gati di Banyuwangi, Jumat (4/10/2019).
Gati menjelaskan mengapa pihaknya memberikan pelatihan bagi para santri. Menurut dia, siswa yang belajar di pondok pesantren memiliki mental dasar yang dibutuhkan bagi seorang wirausaha.
“Santri ini kan siswa yang sudah tertempa. Umumnya, mereka lebih tekun, taat dan jujur, sehingga mengajak dan membentuk mereka ini relatif lebih berhasil,” jelasnya.
Gati berharap program ini akan mengembangkan sektor kuliner yang ada di Banyuwangi. Banyuwangi, kata dia, telah dikenal dengan ragam kulinernya.





