HUT Proklamasi ke 74 Menjadi Ajang Reuni H. Imam Utomo dan Stafnya

HUT Proklamasi ke 74 Menjadi Ajang Reuni H. Imam Utomo dan Stafnya
Tetap kompak dan semangat. Dari kanan mantan wagub H Imam Supardi, mantan gubernur H. Imam Utomo, mantan wagub Abdul Hamid, mantan Pangdam V Brawijaya Letjen TNI (Purn) Syaiful Sulunndan mantan Sekdaprov/Wagub Soenarjo yang segera mengakhiri sebagai wakil ketua FPRD Jatim. (wartatransparansi/amin istughfarin)

SURABAYA – Mantan penguasa Jawa Timur di era transisi ikut larut dalam peringatan detik detik peringatan hari proklamasi kemerdekaan RI ke 74 di halaman gedung negara Grahadi Surabaya, Sabtu (17/8/2019) pagi tadi.

Para pejabat tinggi pada tahun 1998 itu adalah mantan Gubernur Jawa Timur H. Imam Utomo, mantan wakil gubernur H. Imam Supardi  (Kesra), mantan wakil gubernur Abdul Hamid, dan mantan Sekdaprov/Wagub Soenarjo. Lalu ada mantan Pangdam V Brawijaya Letjen TNI (Purn) Syaiful Sulun.

Sebaliknya mantan Gubernur Jawa Timur dua periode 2008 sampai 2019 alias baru lengser yaitu Soekarwo tidak terlihat. Tak heran Pakde Karwo yang sudah ditunggu tunggu banyak orang, mereka menjadi kecewa.

Kehadiran para mantan pejabat tinggi Jawa Timur itu seolah menjadi reuni para bawahan H. Imam Utomo kala itu yang dikenal sangat ramah dan dermawan.

“Sudah. Semua mantan pejabat pemprov Jatim kita undang,” tutur Aries Agung Paewai, Kepala Biro Humas dan  Protokol Pemprov Jatim di Grahadi, ketika di konfirmasi Sabtu siang.

Manntan Gubernur Jawa Timur dua periode mulai  1998 sampai 2008, H. Imam Utomo begitu masuk Grahadi langsung masuk di ruang tunggu VIP. Disitu sudah ada Soenarjo dan H. Imam Supardi. Sedangkan Abdul Hamid datang belakangan.

“Kudu. Kudu teko (Harus. Harus hadir). Ini kan upacara Hari Kemerdekaan RI,” tukas Soenarjo, yang sebentar lagi mengakhiri karier politiknya sebagai legislator Jatim. (min)